Gagal Lolos ke Piala Dunia, Asosiasi Sepak Bola Tiongkok Bentuk Tim Nasional Esports
Rabu, 23 Jul 2025, 08:40 WIBBEIJING, TIONGKOK - Asosiasi Sepak Bola Tertinggi Tiongkok (CFA) mengumumkan padahari Selasa (22/7) bahwa mereka berencana membentuk tim nasional sepak bola esports. Langkah mengejutkan ini muncul setelah performa buruk tim nasional yang gagal lolos ke Piala Dunia FIFA 2026.
Dalam pernyataannya, CFA menyebut tim esports tersebut akan berpartisipasi dalam turnamen yang diselenggarakan oleh FIFA, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), serta berbagai organisasi internasional lainnya.
Tiongkok mengalami pukulan berat bulan lalu ketika timnas senior kalah 0-1 dari Indonesia, hasil yang praktis mengubur impian mereka tampil di Piala Dunia. Kekalahan itu juga membuat pelatiha Branko Ivankovic dipecat.
Kini, posisi Tiongkok merosot ke peringkat ke-94 dalam ranking FIFA, dua posisi di bawah Luksemburg, negara kecil yang jauh lebih minim sumber daya. Hasil ini mengecewakan jutaan penggemar sepak bola di Negeri Tirai Bambu.
Namun di tengah kelesuan sepak bola konvensional, industri esports di Tiongkokjustru mencatat pertumbuhan pesat. Pada tahun 2024, sektor ini memiliki sekitar 490 juta pengguna dan menghasilkan pendapatan tahunan sebesar 280 miliar yuan atau setara sekitar 632 triliun rupiah dan menggelar 124 kompetisi besar.
Prestasi tim esportsTiongkok juga tidak bisa dianggap remeh. Pada Asian Games 2023, tim esports mereka meraih empat dari lima medali emas yang diperebutkan. Keputusan CFA untuk memasuki ranah virtual ini menuai respons beragam di media sosial Tiongkok.
âSaya rasa ini justru bisa berhasil,â tulis seorang pengguna di platform Weibo. âKami punya basis pemain esports yang besar, dan sistem seleksi talenta lebih adil,â tambahnya.
Namun tidak sedikit pula yang skeptis terhadap inisiatif tersebut. âMereka sudah merusak sepak bola di dunia nyata, sekarang mereka ingin menghancurkan sepak bola di dunia virtual juga,â sindir pengguna lainnya.
Langkah CFA ini mencerminkan upaya untuk tetap relevan di tengah keterpurukan tim nasional, sekaligus memanfaatkan potensi besar dari dunia esports yang kini makin diakui secara global sebagai cabang olahraga serius.
Berita Terkait:
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
DKI Jakarta rencanakan bentuk PJLP khusus tangani ikan sapu-sapu
-
Perluas Akses Informasi Pendidikan Penerbangan, BPSDMP Kemenhub Gencarkan Sosialisasi SIPENCATAR 2026
-
Tiongkok Gelar "Operasi Khusus" di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Kemenhaj Bangkalan Pastikan Jemaah Haji Aman Selama Ibadah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.