Wali Kota Eri Siapkan Ratusan Paskibraka Surabaya Jadi Duta Kampung Pancasila pada 2027

Selasa, 18 Agu 2026, 09:52 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan apresiasi kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Surabaya Tahun 2026 yang telah menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Malam Apresiasi Paskibraka Kota Surabaya 2026, di Loby Lantai 2 Balai Kota Surabaya, Senin (17/8) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan ratusan anggota Paskibraka dari sejumlah angkatan untuk menjadi Duta Kampung Pancasila pada 2027. Ia ingin para pemuda tersebut tidak berhenti setelah menjalankan tugas pengibaran bendera, tetapi terus membawa semangat Paskibraka ke tengah masyarakat.

Ket. Foto: Sejak 2022 hingga 2026 terdapat sekitar lima angkatan Paskibraka Surabaya dengan jumlah anggota sekitar 100 orang setiap angkatan. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan pemuda yang berperan aktif menjaga nilai-nilai Pancasila di lingkungan masyarakat. — Sumber: Istimewa

“Saya ingin nanti Paskibraka ini menjadi Duta Kampung Pancasila. Saya ingin Surabaya dipenuhi oleh pemuda, Surabaya dijaga oleh pemuda, dan Surabaya dipertahankan oleh para pemuda,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri mengatakan, Paskibraka bukan sekadar pasukan yang bertugas mengibarkan bendera. Para anggotanya telah ditempa dengan kedisiplinan, kepemimpinan, kekompakan, serta kemampuan untuk saling menghargai dan menguatkan.

Ia menyebut, sejak 2022 hingga 2026 terdapat sekitar lima angkatan Paskibraka Surabaya dengan jumlah anggota sekitar 100 orang setiap angkatan. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan pemuda yang berperan aktif menjaga nilai-nilai Pancasila di lingkungan masyarakat.

“Ketika kalian kembali ke rumah masing-masing, semangat Paskibraka jangan pernah luntur. Jadilah pemuda yang berani menjadi pelopor untuk mempertahankan kemerdekaan, menjaga keamanan, kebersamaan, dan kekeluargaan di Kota Surabaya,” ujarnya.

Menurut Wali Kota Eri, proses pendidikan selama sekitar dua pekan tidak hanya membentuk kemampuan fisik, tetapi juga mental para anggota. Mereka dilatih untuk memahami karakter satu sama lain, saling mengingatkan ketika ada kesalahan, serta saling menguatkan ketika menghadapi kesulitan.

“Yang paling penting bukan hanya fisiknya, tetapi mental. Bagaimana kalian saling menghargai, memahami karakter satu sama lain, saling mengingatkan ketika ada kesalahan, dan saling menguatkan ketika ada yang terjatuh,” tuturnya.

Ia pun berharap nilai-nilai tersebut menjadi bekal bagi para Paskibraka untuk tumbuh sebagai pemimpin di masa depan. Menurutnya, pengalaman menjadi Paskibraka merupakan langkah awal untuk membentuk generasi muda yang memiliki mental kuat dan jiwa kepemimpinan.

“Pemimpin itu bukan orang yang merasa paling hebat atau paling baik. Pemimpin adalah orang yang mampu membangun tim yang kuat dan besar,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan anggota putri Paskibraka Kota Surabaya 2026, Adeline Jessica Wijaya, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Surabaya, para pelatih dari Garnisun Kota Surabaya, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), serta DPPI (Duta Pancasila Paskibraka Indonesia) yang telah mendampingi mereka selama proses pendidikan dan pelatihan.

“Kami sangat senang dapat menjadi bagian dari proses ini. Kami meminta doa dan restu agar Paskibraka Kota Surabaya 2026 dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi Kota Surabaya dan Indonesia,” kata Adeline.

Perwakilan anggota putra, Rafka Fairuz Hasan, turut mengapresiasi dukungan Pemkot Surabaya selama pelaksanaan pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka 2026.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Wali Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya atas seluruh dukungannya dalam kegiatan pelaksanaan pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Kota Surabaya Tahun 2026,” pungkasnya. 

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Data Terbaru: Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi di Venezuela Bertambah Menjadi 6.438 Orang.

Cincinnati Open 2026: Swiatek dan Rybakina Melaju ke Babak 16 Besar

Dampak Gempa NTT, BPBD: 7.968 Rumah dan 744 Fasum-Infrastruktur Rusak

Sentimen Domestik terhadap Rupiah Relatif Positif Jelang Rapat Dewan Gubernur BI

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, IAS Pastikan Kesiapan Fasilitas dan Layanan Penunjang Operasional

Aturan Bagi Hasil Ojol Harus Dievaluasi, Pendapatan Bersih Pengemudi Jadi Ukuran Keberhasilan, Bukan Presentase

Sidang Perdana Fadjar Donny Tjahjadi, Eks Dirjen Bea Cukai Hadapi Kasus Ekspor CPO.

TASPEN Salurkan 400 Paket Sembako Senilai Rp155 Juta untuk Korban Gempa Flores.

Ndarboy Gank Sukses Goyang Panggung Pesta Rakyat di Bundaran HI dengan Kicau Mania

Kasus Kuota Haji, Yaqut Cholil Qoumas Bacakan Nota Perlawanan di Pengadilan.

WFH Tak Berlaku bagi ASN Pelayanan Publik, Pramono: Harus Ada di Lapangan!

Perangi TBC di Kepulauan Ponelo, DPRD Gorontalo Utara Apresiasi Para Kader.

Hilirisasi Ternak Ayam Dinilai Buka Peluang Ekonomi Besar di Gorontalo Utara.

Presale Tiket Avengers: Doomsday Mulai Salip Spider-Man: Brand New Day, Diproyeksikan Tembus US$100 Juta

IHSG Hari Ini Lanjutkan Penguatan di Tengah Pasar Cermati Sentimen Domestik dan Global

Penuh Makna, Pemkot Bekasi Tabur Bunga di Sasak Kapuk untuk Kenang Perjuangan Rakyat.

Harga Emas Antam Naik Rp18.000 Jadi Rp2,695 Juta/Gram pada Selasa (18/8)

Jepang Tuntaskan Tahap Akhir Pembuangan Limbah PLTN Fukushima

Kisah Haru HUT ke-81 RI, Polresta Soetta Berikan Kaki Palsu untuk Ojol Disabilitas.

Sekolah Rakyat Dorong Potensi Siswa, Dinsos Sulsel Sebut Bakat Mulai Bermunculan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.