Hujan Lebat dan Tanah Longsor Landa Korea Selatan, 9 Orang Hilang

Senin, 21 Jul 2025, 16:27 WIB

SEOUL - Delapan belas orang tewas dan sembilan lainnya masih hilang setelah hujan lebat dan tanah longsor yang mulai melanda Korea Selatan pekan lalu, ungkap pemerintah Korea Selatan, Senin (21/7).

Korban jiwa hingga pukul 21.00 waktu setempat, Minggu (20/7), termasuk 10 orang tewas di wilayah selatan Sancheong, dua di wilayah utara Gapyeong, dan dua di kota barat Seosan, menurut Kementerian Dalam Negeri Korea Selatan.

Ket. Foto: Seorang pria berdiri di antara bebatuan dan tanah yang berserakan setelah tanah longsor akibat hujan deras di Yesan, Korea Selatan pada Kamis (17/7). — Sumber: Yonhap via REUTERS

Empat orang hilang dilaporkan di Sancheong, sementara empat lainnya dilaporkan di Gapyeong.

Lebih dari 14.000 orang telah mengungsi di 15 kota besar dan provinsi sejak hujan lebat mulai turun Rabu (16/7) lalu.

Kerusakan properti sangat parah, dengan 1.999 kasus dilaporkan di fasilitas umum dan 2.238 kasus dilaporkan di fasilitas swasta hingga pukul 18.00 waktu setempat, Minggu (20/7).

Badan Meteorologi negara memperkirakan hujan akan terus turun hingga Senin pagi di Provinsi Jeolla Selatan, Provinsi Gyeongsang Selatan, dan Pulau Jeju di selatan.

Provinsi Jeolla Utara dan Provinsi Gyeongsang Utara diperkirakan akan mengalami hujan mulai pukul 09.00 waktu setempat, sementara wilayah ibu kota serta Provinsi Gangwon dan Chungcheong diperkirakan akan diguyur hujan pada sore hari.

Pemerintah telah mencabut semua peringatan hujan lebat dan, pada Minggu (20/7), menurunkan tingkat peringatan dari "serius" menjadi "waspada". Ant/Yonhap-OANA

  • wonpil
  • korean won

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.