Pemkab Rejang Lebong Jadikan Grebeg Suro Jaranan sebagai Agenda Tahunan

Minggu, 20 Jul 2025, 20:28 WIB

REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu bakal menjadikan kegiatan karnaval budaya "Grebek Suro Jaranan" di wilayah itu sebagai agenda tahunan untuk mendukung program pariwisata.

"Kegiatan Grebek Suro Jaranan ini punya makna dalam mempererat kebersamaan dan memperkenalkan budaya Rejang Lebong ke khalayak luas. Event ini akan kita jadikan agenda tahunan," kata Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri saat menyaksikan Grebeg Suro yang digelar Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Rejang Lebong (PKKKRL) di Lapangan Dwi Tunggal Curup, Minggu(20/7).

Ket. Foto: Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri berjalan di antara penari kreasi pada kegiatan Grebeg Suro Jaranan yang dilaksanakan Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Rejang Lebong (PKKKRL), Minggu, (20/7/2025). — Sumber: ANTARA

Dia menjelaskan keberadaan Grebeg Suro Jaranan tersebut pada tahun depan hendaknya dapat dilaksanakan lebih besar lagi, karena dapat mendukung Kabupaten Rejang Lebong sebagai tujuan wisata berbasis budaya.

Festival budaya Grebeg Suro Jaranan yang dilaksanakan setiap bulan Muharram ini, kata dia, memiliki daya tarik tersendiri untuk mendatangkan wisatawan, khususnya dari luar daerah yang nantinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah itu.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Rejang Lebong (PKKKRL) yang telah melestarikan tradisi Grebeg Suro Jaranan yang secara rutin melaksanakannya dalam beberapa tahun terakhir.

Ketua Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Rejang Lebong (PKKKRL) Hidayatullah menyampaikan, pada kegiatan Grebeg Suro Jaranan ini diikuti oleh 25 grup kuda kepang dan beberapa grup tari kreasi dari 15 kecamatan di Rejang Lebong.

"Kegiatan ini kita mulai dengan pawai budaya yang dilepas oleh Bupati Rejang Lebong dari depan rumah dinas bupati dan finish di Lapangan Dwi Tunggal Curup. Setelah pawai dilakukan pertunjukan tari jaranan secara kolosal hingga sampai sore hari," kata Hidayatullah.

Kegiatan Grebeg Suro Jaranan itu sendiri, terang dia, sudah dilaksanakan pihaknya pada bulan Muharram yang tujuannya untuk memeriahkan dan menyambut tahun baru Islam. Kegiatan itu sendiri sudah mereka laksanakan sejak empat tahun belakangan, dengan lokasi pelaksanaan berpindah-pindah.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.