Festival Cilandak Berbudaya Wujud Cinta Warga Jakarta terhadap Warisan Budaya Lokal

Minggu, 20 Jul 2025, 13:55 WIB

JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan Festival Cilandak Berbudaya 2025 yang digelar di Lapangan Pamentas, Jalan Pertanian Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Sabtu (19/7). Festival ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Kota Jakarta dan menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam melestarikan kebudayaan di tengah keberagaman kota.

Dalam sambutannya, Rano Karno mengungkapkan kebahagiaannya bisa hadir dalam acara penuh semangat yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Ia berharap festival seperti ini bisa digelar setiap tahun agar perayaan HUT Jakarta semakin terasa merata di seluruh wilayah kota.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

"Hari ini, kita dapat berkumpul dalam suasana penuh semangat di acara Festival Cilandak Berbudaya 2025 dalam rangka HUT ke-498 Kota Jakarta. Mudah-mudahan setiap tahun kita buat acara seperti ini agar perayaan HUT Jakarta lebih terasa di seluruh wilayah. Apalagi menjelang 500 tahun Jakarta, festival budaya ini bisa dijadikan sarana sosialisasi banyak hal yang melibatkan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, sebagai kota megapolitan yang tengah bertransformasi menjadi kota global, Jakarta memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga serta merawat kekayaan budaya lokal. Oleh karena itu, festival semacam ini harus dipandang bukan hanya sebagai hiburan semata, melainkan juga ruang edukasi budaya dan ekspresi seni bagi warga kota.

Wagub Rano juga menekankan pentingnya nilai-nilai yang terkandung dalam setiap pertunjukan seni yang ditampilkan. Mulai dari musik, tarian, hingga karya seni lainnya, semuanya mengandung pesan sosial dan nilai luhur yang mampu memperkuat rasa toleransi, persatuan, dan kebanggaan sebagai warga Jakarta.

"Saya menyambut baik semangat kolaboratif yang terwujud dalam penyelenggaraan festival ini. Ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Jakarta, dalam segala keberagamannya, dapat bersatu untuk menjaga akar budayanya. Inilah fondasi penting bagi Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar kuat pada kearifan lokalnya," ucap Rano.

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti budaya Betawi sebagai identitas utama masyarakat Jakarta yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Menurutnya, nilai-nilai luhur dalam budaya Betawi, seperti saling menghormati, gotong royong, dan solidaritas, sangat relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini yang semakin kompleks.

Ia juga menyampaikan harapannya agar budaya Betawi bisa terus menginspirasi generasi muda Jakarta untuk menjadi pribadi yang santun, beretika, dan tetap membumi meski hidup di era yang serba modern.

"Dengan adanya acara ini, kemeriahan ulang tahun Jakarta terasa sekali, ini menandakan masyarakat sangat mencintai kota dan budayanya. Maka, kalau tidak dibuat tiap tahun, kita akan ketinggalan zaman. Kegiatan ini akan dimasukkan dalam kalender tahunan HUT Kota Jakarta. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat sebagai ajang silaturahmi dan mempererat ukhuwah kita serta menambah kecintaan kepada Jakarta," tambahnya.

Wagub Rano turut memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival, mulai dari panitia, pelaku seni, hingga masyarakat umum yang hadir dan berpartisipasi aktif. Ia menilai, kegiatan ini telah menunjukkan betapa budaya dapat menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam suasana yang harmonis dan membahagiakan.

"Mari kita rayakan kekayaan budaya Jakarta dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan. Semoga nilai-nilai luhur budaya terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Jakarta," tutupnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.