Pesta Pernikahan Putra Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ricuh, 9 Korban Masih Dirawat di Rumah Sakit
Sabtu, 19 Jul 2025, 14:46 WIBGARUT - Sedikitnya sembilan orang korban tragedi Pesta Rakyat rangkaian pernikahan Wakil Bupati Garut dengan putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Kabupaten Garut, Sabtu (19/7).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani mengatakan pasien yang masuk ke RSUD dr Slamet Garut sampai Jumat (17/7) malam sebanyak 20 orang, dan yang sedang dirawat sebanyak sembilan orang.
"Sedang dirawat sekarang sembilan," kata Leli.
Ia menuturkan jajaran petugas medis di rumah sakit maupun puskesmas sudah bergerak melakukan penanganan untuk mengatasi masyarakat yang menjadi korban insiden Pesta Rakyat di Pendopo Garut.
Secara keseluruhan korban insiden itu, kata dia, sebanyak 30 orang, namun yang masuk rumah sakit sebanyak 20 orang dengan kondisi sakit akibat terinjak-injak dan terjatuh, serta tiga orang tewas.
"Kondisinya memang cedera, memar, sakit badan. Sudah kita lakukan, sudah dirontgen, di USG," katanya.
Pasien yang masih dirawat di RSUD dr Slamet Garut itu mendapatkan perhatian dari sejumlah pejabat pemerintah daerah, termasuk dari Kepala Kepolisian Daerah Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan yang datang menjenguk pasien bersama jajaran kepolisian dari Polres Garut.
Kapolda juga sempat berbincang-bincang dengan sejumlah pasien dan keluarga yang menunggunya menanyakan tentang kondisi kesehatan dan dipastikan sudah mendapatkan penanganan medis dengan baik di rumah sakit.
Kedatangan Kapolda juga untuk memberikan dukungan moral, dan menyerahkan bantuan berupa bingkisan sebagai bentuk kepedulian dan bukti kehadiran negara di tengah masyarakat.
"Kami turut prihatin atas insiden ini, dan hadir untuk menyampaikan empati serta memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan yang layak," kata Rudi.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin sebelumnya menegaskan untuk warga yang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit seluruh biayanya ditanggung pemerintah daerah.
Sebelumnya, Pesta Rakyat rangkaian acara pernikahan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina dengan Maula Akbar, putra dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berakhir ricuh saat agenda hiburan dan makan gratis di Pendopo dan Alun-Alun Garut, Jumat siang.
Insiden itu menyebabkan tiga orang tewas, yakni dua sipil dan satu anggota Polres Garut, yakni Bripka Cecep Saeful Bahri (39) dan dua warga lainnya seorang anak usia delapan tahun Vania Aprilia, dan Dewi Jubaeda (61) warga Garut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Bulog Sumut Serap 532 Ton Jagung Petani hingga 23 September 2025
-
Pemkab Gunung Mas Perkuat Peran Puskesmas untuk Cegah Stunting
-
Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali, Lonjakan Logistik Ketapang Diurai
-
Haornas Salah Satu Cara Jatim Meningkatkan Prestasi Olahraga Atlet
-
Sawit Dilarang, Apkasindo ke Dedi Mulyadi: Jangan Tutup Telinga, Ayo Dialog Dulu!
-
Sempat Ditutup KDM, Aktivitas Tambang di Bogor Dibuka Kembali. Ada Apa?
-
Sawit Dinilai Picu Krisis Air: Bukan Sekadar Larangan, Kang Dedi Perintahkan Alih Komoditas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.