Jobstreet by SEEK Perkuat Komitmen Kembangkan Keterampilan Digital Pemuda Indonesia
Kamis, 17 Jul 2025, 14:05 WIBJAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, Jobstreet by SEEK Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk memberdayakan 44 juta generasi muda Indonesia berusia 15â24 tahun melalui penguatan keterampilan digital masa depan. Langkah ini menjawab tingginya angka pengangguran pemuda Indonesia, yang mencapai 15,34% untuk kelompok usia 20â24 tahunâlebih dari tiga kali lipat rata-rata nasional sebesar 4,91%.
Pendekatan mobile-first dari Jobstreet by SEEK menjadi solusi strategis atas keterbatasan akses pelatihan keterampilan kerja yang terjangkau dan relevan di tengah perubahan cepat pasar tenaga kerja. Strategi ini juga selaras dengan kelanjutan gerakan #NextMillionJobs yang bertujuan menciptakan jutaan peluang kerja baru di Indonesia.
Upaya peningkatan keterampilan ini dilakukan melalui platform Karirku, yang tersedia dalam aplikasi Jobstreet by SEEK. Melalui platform tersebut, para pemuda dapat mengakses ribuan video pembelajaran singkat secara gratis, mulai dari literasi digital dasar hingga pengenalan kecerdasan buatan (AI), hanya dengan menggunakan ponsel pintar.
Karirku dirancang menyesuaikan dengan tingginya penetrasi smartphone di Indonesia, namun juga menjawab tantangan ketimpangan akses pendidikan, khususnya di bidang digital dan vokasional. Sejak diluncurkan pada 2022, Karirku telah berkembang ke Malaysia, Singapura, dan Filipina, dan kini menyediakan lebih dari 4.000 video pelatihan gratis, separuhnya berasal dari Indonesia.
Jobstreet by SEEK juga menjalin kemitraan strategis dengan berbagai lembaga pelatihan dan perusahaan teknologi seperti Microsoft, Markplus Academy, dan Binar Academy, guna menghadirkan sertifikasi pelatihan online yang diakui industri. Fokus materi pelatihan meliputi keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan dunia kerja seperti analisis data, pemasaran digital, layanan pelanggan, serta literasi penggunaan AI.
Salah satu inovasi pelatihan AI yang disediakan adalah materi pelatihan Microsoft 365 Copilot, yang dirancang mendukung produktivitas lintas profesi. Hal ini sejalan dengan data global yang menyebutkan bahwa 86% perusahaan memperkirakan AI akan merevolusi bisnis mereka pada 2030, menuntut tenaga kerja memiliki transformasi keterampilan yang signifikan.
Namun, data menunjukkan bahwa hanya 36% pekerja Indonesia memiliki keterampilan digital dasar, sementara 67% pelajar merasa belum siap menghadapi lingkungan kerja yang terintegrasi dengan AI. Persentase tersebut jauh lebih tinggi dari rata-rata global sebesar 48%, menunjukkan urgensi akan pelatihan keterampilan digital secara menyeluruh.
Dalam laporan eksklusif bertajuk Hiring Compensation and Benefit Report 2025, Jobstreet by SEEK mengungkap bahwa 71% perusahaan kini menganggap pengetahuan AI sebagai nilai tambah dalam rekrutmen. Selain itu, laporan Decoding Global Talent 2024: GenAI Edition menunjukkan bahwa 52% kandidat di Indonesia telah mencoba GenAI dalam kehidupan atau pekerjaan, dan 72% profesional bersedia menjalani pelatihan ulang demi tetap relevan.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap Responsible AI, Jobstreet by SEEK menegaskan bahwa teknologi AI tidak menggantikan manusia, melainkan memperkuat kemampuan mereka. Masa depan pekerjaan diyakini akan bertumpu pada kolaborasi erat antara manusia dan kecerdasan buatan.
Selain pelatihan, Jobstreet by SEEK juga mendorong praktik rekrutmen yang adil dan inklusif untuk menjawab ketimpangan partisipasi angkatan kerja. Berdasarkan data BPS, partisipasi kerja perempuan masih tertinggal di angka 56,42% dibanding laki-laki yang mencapai 84,77%. Dengan prinsip perekrutan berbasis keterampilan tanpa diskriminasi gender, platform SEEK terus memperjuangkan kesetaraan akses kerja.
Setiap pemuda Indonesia berhak mendapatkan peluang untuk memperbaiki taraf hidup melalui pekerjaan yang bermakna. Dengan pendekatan menyeluruhâdari pelatihan keterampilan praktis hingga rekrutmen inklusifâJobstreet by SEEK berupaya membangun masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan bagi tenaga kerja Indonesia.
Dengan proyeksi kebutuhan 9 juta pekerja digital tambahan pada 2030, inisiatif seperti Karirku menjadi sangat krusial. Lebih dari sekadar platform, Karirku hadir sebagai gerakan nyata untuk mendemokratisasi peluang dan mendorong setiap pemuda Indonesia agar dapat berkembang, bersaing, dan membangun masa depan bangsa melalui keterampilan.
- Lapangan Kerja
- Penanganan Pengangguran
- Jobstreet by Seek
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
OTT Bupati Cilacap, KPK Bawa 13 Orang ke Jakarta
-
Investasi Vital Bagi Penciptaan Lapangan Kerja Formal
-
Menko Pangan Dorong Percepatan Swasembada Garam 2027
-
Kali Cipinang Meluap, 19 RW Terendam
-
Turun Lagi! Nilai Tukar Petani NTT Februari 2026 Melemah ke 100,92
-
Bezzecchi Juara MotoGP Brasil, Catat Rekor Empat Kemenangan Beruntun
-
Morowali Utara Dinilai Simbol Paradoks: Investasi Melejit, Infrastruktur Masih Tertinggal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.