Ketum Forkabi, Abdul Ghoni: FGD Ajang Tampung Aspirasi Seluruh Komponen untuk Perda Pemajuan Kebudayaan Betawi

Selasa, 15 Jul 2025, 23:34 WIB

JAKARTA - Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) mengadakan kelompok diskusi terarah atau Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema "Pemajuan Kebudayaan Betawi" sebagai rekomendasi pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kebudayaan Betawi.

Ketua Umum DPP Forkabi, Abdul Ghoni dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (15/7), menjelaskan, pihaknya menggelar forum diskusi untuk bersama-sama dapat menuangkan pikiran demi Betawi dan Jakarta yang lebih baik.

Ket. Foto: Ketua Umum DPP Forkabi, Abdul Ghoni saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Pemajuan Kebudayaan Betawi di Jakarta, Selasa (15/7). — Sumber: ANTARA/HO-Forkabi

"Hasil diskusi akan segera kami sampaikan kepada Pak Gubernur dan Pak Wagub agar menjadi rekomendasi untuk Perda tentang Pemajuan Kebudayaan Betawi," ujar Ghoni dalam diskusi yang digelar di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Melalui FGD ini, kata dia, Forkabi menjadi fasilitator untuk menampung aspirasi seluruh komponen untuk Perda Pemajuan Kebudayaan Betawi.

"FGD ini kita bagi dalam dua sesi. Pertama, menghadirkan narasumber teman-teman dari Aceh, Papua, dan Bali untuk mengeksplorasi pengalaman dari ketiga daerah itu. Kemudian, untuk sesi kedua menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi," ucapnya.

Ketua Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi, Riano P Ahmad mengaku sangat mendukung penuh Forkabi menyelenggarakan FGD Pemajuan Kebudayaan Betawi.

"Forum ini agar dimanfaatkan masyarakat Betawi untuk menyumbangkan pikirannya guna memberikan masukan kepada Pemprov DKI Jakarta yang sedang dalam proses melakukan revisi Perda Nomor 4 Tahun 2015," kata anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu.

Ketua panitia acara itu yang juga Sekjen Forkabi, Syarif Hidayatullah menambahkan, organisasinya secara formal telah memberikan dukungan politik kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

"Kami merasa punya kewajiban untuk memberikan masukan kepada Pemprov DKI dalam rencana perubahan

Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi," ucapnya.

Syarif menuturkan, FGD diikuti sekitar 175 peserta dengan harapan menghasilkan output berupa masukan agar 'standing position" kaum Betawi ke depan semakin baik.

FGD yang diadakan bekerja sama dengan Bamus Betawi ini merupakan bagian dari upaya untuk menambahkan aspirasi dan memperkaya khazanah dari diskusi sebelumnya yang telah diselenggarakan oleh Kaukus Muda Betawi.

"FGD ini juga mengundang para sesepuh Betawi agar masukan itu semakin sempurna. Sebab, hasil FGD ini akan disampaikan kepada Pak Gubernur sebagai rekomendasi terkait Perda Pemajuan Kebudayaan Betawi," kata dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menargetkan, bulan depan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah memiliki Perda tentang Pemajuan Kebudayaan Betawi yang merupakan revisi dari Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Budaya Betawi. 

"Kebudayaan asli Jakarta harus mampu menjadi sumber kekuatan dalam pembangunan kota menuju kota global," kata Rano.

Rano mengingatkan, FGD ini harus berfokus kepada masukan-masukan untuk memajukan budaya Betawi, bukan memundurkan, jadi harus ada solusi.

Hasil diskusi ini, kata Rano, akan menjadi rekomendasi bagi Pemprov DKI Jakarta untuk merumuskan Perda terkait pemajuan kebudayaan Betawi sebagai revisi Perda tentang Pelestarian Budaya Betawi.

"Sebelum perayaan HUT ke-80 RI semoga kita sudah punya perda itu," tegasnya. Ant

  • Budaya Betawi

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.