BPS: Lokasi Sekolah Rakyat Ada di Titik Kantong Kemiskinan

Selasa, 15 Jul 2025, 00:25 WIB

JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyebut lokasi Sekolah Rakyat telah dipadankan dengan data kemiskinan. Hasilnya, mayoritas Sekolah Rakyat memang berada di kota dan kabupaten yang banyak penduduk miskinnya.

"Selain itu lokasi-lokasi sekolah rakyat juga sudah kami padankan dengan kantong-kantong kemiskinan. Dan ternyata mayoritas sekolah rakyat ini memang berlokasi di kota, kabupaten yang memang jumlah orang miskinnya banyak," ucap dia saat hadir langsungdalam pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 10, Sentra Inten Soeweno, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (14/7).

Ket. Foto: — Sumber: RRI/Alfreds Tuter

Amalia menyebut pemadanan dilakukan memakai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola BPS. Data tersebut menunjukkan bahwa lokasi sekolah sesuai dengan sasaran penanggulangan kemiskinan.

Amalia menjelaskan pemilihan siswa juga menggunakan data yang sama. Proses seleksi dilakukan bersama Kementerian Sosial (Kemensos) agar tepat sasaran.

Anak dari kelompok desil satu atau paling miskin jadi prioritas utama. Begitu juga anak-anak yang belum pernah atau tidak lagi bersekolah.

Amalia memastikan semua data yang digunakan bersumber resmi dan diperbarui. Tujuannya agar Sekolah Rakyat benar-benar menjangkau keluarga miskin secara adil dan merata. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.