Uni Eropa dan Indonesia Bersatu! Kemitraan Strategis di Tiga Bidang Utama

Senin, 14 Jul 2025, 08:15 WIB

Jakarta - Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menegaskan bahwa kemitraan antara Uni Eropa dan Indonesia kini difokuskan pada tiga bidang utama: perdagangan, geopolitik & keamanan, serta hubungan antar masyarakat. Pernyataan ini disampaikan usai jumpa pers bersama Presiden RI Prabowo Subianto di gedung Berlaymont, Brussel.

1. Perdagangan: Mesin Ekonomi Bergulir Kencang
Ursula mengumumkan bahwa Indonesia dan UE telah mencapai kesepakatan politik atas CEPA, buah dari negosiasi selama sepuluh tahun yang kini siap membuka gerbang pasar untuk kedua pihak. Dengan PDB Indonesia mencapai €1,2 triliun, negara ini merupakan kekuatan ekonomi ASEAN terbesar, tapi saat ini baru berada di peringkat kelima sebagai mitra dagang UE di kawasan.

CEPA diharapkan membuka peluang bagi sektor penting: pertanian, otomotif, jasa, serta memperkuat rantai pasok bahan baku penting untuk transisi digital & hijau. Ursula menekankan bahwa nilai tambah ini harus bertanggung jawab, menghormati lingkungan dan masyarakat lokal sambil menciptakan lapangan kerja berkualitas.

2. Geopolitik dan Keamanan: Komitmen di Tengah Ketidakpastian
"Ketika ketidakpastian ekonomi bertemu dengan ketidakstabilan geopolitik, kita harus memperkuat hubungan," kata Ursula. Dilakukan diskusi untuk meningkatkan status kemitraan menjadi kemitraan strategis, demi membangun fondasi jangka panjang berbasis kepercayaan, resiprositas, dan aturan internasional. Inisiatif ini juga diharapkan melengkapi peran keduanya dalam kerangka UE–ASEAN, memperkokoh stabilitas regional.

3. Hubungan Antar Masyarakat: Jembatan Kultural dan Mobilitas
Ursula memperkenalkan kebijakan "visa cascade": warga negara Indonesia yang telah melakukan kunjungan kedua ke UE kini memenuhi syarat untuk mengajukan visa Schengen multi-entry. Langkah ini dipandang sebagai cara membangun jembatan antarmasyarakat di antara dua kawasan. Ia berharap kemudahan ini tidak hanya mendukung investasi dan studi, tapi juga memperkaya interaksi kultural dan sosial antara Indonesia dan Eropa.

Ursula menegaskan bahwa di tengah era ketidakpastian, Indonesia dan Uni Eropa memilih jalan keterbukaan dan kemitraan, bukan isolasi. Melalui tiga pilar ini, mereka siap memperkuat hubungan ekonomi dan geopolitik, sambil membangun konektivitas masyarakat yang lebih erat.

“Saya menantikan agar perjanjian dagang ini segera diselesaikan. Anda selalu disambut di sini, dan Anda bisa mengandalkan Eropa," pungkas Ursula.

Redaktur: Andriani Nuraini

Penulis: Andriani Nuraini

Berita Terbaru

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.