Mendikdasmen Ingatkan Disdik Awasi Ketat MPLS untuk Cegah Perpeloncoan

Jumat, 11 Jul 2025, 13:46 WIB

JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengingatkan dinas pendidikan (disdik) untuk mengawasi dengan ketat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah tahun ajaran 2025/2026 guna mencegah terjadinya perpeloncoan.

Ia menjelaskan pelaksanaan kegiatan MPLS merupakan tanggung jawab penuh para kepala sekolah dengan koordinasi dan pengawasan langsung dari dinas pendidikan.

Ket. Foto: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melakukan tanya jawab dengan media usai membuka kegiatan Peluncuran MPLS Ramah bersama Penerima Beasiswa ADEM di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat pada Jumat (11/7/2025). — Sumber: ANTARA

“Ada pengawasan yang sangat ketat oleh dinas-dinas pendidikan, karena itu penanggung jawaban penuh pelaksanaan MPLS itu ada pada para kepala sekolah dan juga dinas-dinas pendidikan yang akan memantau, mengawasi pelaksanaan MPLS supaya berjalan dengan ramah sesuai dengan namanya,” kata Mendikdasmen Mu'ti dalam kegiatan bertajuk Peluncuran MPLS Ramah bersama Penerima Beasiswa ADEM di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Jumat (11/7).

Ia menegaskan pihaknya telah mewajibkan seluruh rangkaian kegiatan MPLS Ramah untuk didampingi oleh guru maupun tenaga kependidikan, dan bukan siswa-siswi yang tergabung dalam organisasi intra sekolah, seperti OSIS maupun Majelis Perwakilan Kelas (MPK).

Di samping itu, pihaknya telah mewajibkan pihak sekolah untuk mensosialisasikan rencana kegiatan selama MPLS Ramah kepada para orang tua murid, berupa informasi lengkap mengenai tujuan kegiatan, jadwal kegiatan, materi kegiatan, berbagai narasumber yang terlibat, hingga mekanisme pelaporan bila ditemukan adanya pelanggaran.

Ia juga mengingatkan pihak sekolah agar memberitahukan para orang tua murid apabila membuat kegiatan di luar lingkungan sekolah selama rangkaian MPLS Ramah.

Apabila nantinya tetap ditemukan pelanggaran dalam pelaksanaan MPLS, termasuk perpeloncoan, Mu'ti menegaskan pihaknya siap memberikan surat peringatan kepada kepala sekolah terkait.

“Kami akan memberikan semacam peringatan gitu. Oleh karena itu, kami ingin semuanya memulai MPLS dengan semangat baru, nilai-nilai baru supaya berbagai macam bentuk perundungan, baik yang verbal, fisik, rasial, keyakinan itu semuanya kita jauhi,” katanya menegaskan.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.