- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Sebut Amerika Serika...
Trump Sebut Amerika Serikat Sudah Jadwalkan Pembicaraan dengan Iran
Rabu, 09 Jul 2025, 02:00 WIBWashington - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Senin (7/7), bahwa AS akan mengadakan pembicaraan dengan Iran.
âKami telah menjadwalkan pembicaraan dengan Iran, dan mereka ingin berbicara,â kata Trump kepada para wartawan di Gedung Putih.
Seperti dikutip dari Antara, pernyataan ini mengisyaratkan potensi dimulainya kembali dialog antara kedua negara yang hubungannya seringkali tegang
âMereka telah meminta pertemuan... dan jika kami bisa menuangkan hasilnya dalam bentuk tertulis, itu akan baik. Itu akan menjadi hal yang bagus,â ucap Trump.
Utusan Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, mengatakan pertemuan tersebut akan berlangsung dalam pekan depan atau lebih lama dari itu.
Ketika ditanya apa yang bisa membuatnya âmemiliki keinginanâ melancarkan serangan lagi ke Iran, Trump menjawab: âSaya harap kami tidak perlu melakukan itu. Saya tidak bisa membayangkan keinginan untuk melakukan hal itu. Saya tidak bisa membayangkan mereka melakukan itu. Mereka ingin bertemu... mereka ingin mencari solusi.â
Lebih lanjut, Trump mengatakan bahwa Iran adalah negara yang âsangat berbeda sekarangâ dibandingkan dua pekan lalu.
âSaya harap ini berakhir. Ya, saya pikir Iran ingin bertemu. Saya pikir mereka ingin berdamai, dan saya sangat mendukung itu,â ucapnya.
Berbicara mengenai Suriah, ia mengatakan AS mencabut sanksi terhadap negara itu atas permintaan banyak negara di Timur Tengah.
âKami mencabut sanksi (Suriah) karena kami ingin memberi mereka kesempatan,â ungkapnya.
 Presiden tersebut juga menekankan bahwa ia ingin mencabut sanksi keras AS yang âmenggigitâ terhadap Iran pada waktu yang tepat.
âSaya sangat ingin bisa, pada waktu yang tepat, mencabut sanksi itu (terhadap Iran), memberi mereka kesempatan untuk membangun kembali, karena saya ingin melihat Iran bangkit kembalinya dengan damai dan tidak terus-menerus mengatakan, âMatilah Amerika,â âMatilah AS,â âMatilah Israel,â seperti yang mereka lakukan sebelumnya,â kata Trump.
Pada 22 Juni, pesawat pengebom B-2 milik AS menjatuhkan 14 bom GBU-57 Massive Ordnance Penetrator (MOP) ke situs nuklir Iran di Fordo dan Natanz. Selain itu, puluhan rudal jelajah Tomahawk diluncurkan dari kapal selam ditembakkan ke fasilitas nuklir di Isfahan.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kasus yang Melingkungi Proyek Marina Bay City Belum Juga Kelar
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Gebrakan Baru Donald Trump, Tuding Tiongkok Campur Tangan dalam Pemilu 2020
-
Buka Akses Global untuk Santri, Gubernur Khofifah Luncurkan Beasiswa LPPD Jatim 2026
-
Tempa IKM Logam! Kemenperin Buka Jalan Masuk Rantai Pasok Manufaktur Nasional
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
-
Aturan Tak Tertulis Berpakaian Anggota Kabinet, Ternyata Trump Tidak Menyukai Sepatu Coklat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.