Persebaya Tour Australia: Diplomasi Sepak Bola Perkuat Hubungan Jawa Timur dan Australia Barat
Rabu, 09 Jul 2025, 17:15 WIBJAKARTA - Persebaya Surabaya memulai tur internasionalnya di Australia dengan melakoni laga uji coba perdana melawan tim Western Australia pada Rabu (9/7/2025). Pertandingan digelar di Sam Kerr Football Centre, Perth, dan disiarkan langsung oleh Indosiar serta platform digital Vidio mulai pukul 18.30 WIB. Laga ini menjadi bagian dari program bertajuk âPersebaya Tour Australia, Tret Tet Tet Bonek 2025â, yang kali ini melibatkan tim utama Green Force serta dukungan langsung dari Bonek yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Berbeda dari kunjungan pada tahun 2018 yang hanya membawa tim junior, Persebaya kali ini menghadirkan skuad utama. Sejak tiba di Perth pada Senin dini hari, tim langsung melakukan sesi latihan di hari yang sama di lokasi pertandingan. Keesokan harinya, tim menjalani dua sesi latihan di fasilitas yang kerap digunakan klub besar dunia seperti AC Milan ketika menjalani pemusatan latihan di Australia.
Tur ini tidak hanya dimaknai sebagai ajang persiapan kompetisi Liga 1 2025/2026, melainkan juga sebagai upaya mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Negara Bagian Australia Barat. Sejumlah agenda diplomasi kebudayaan dan ekonomi turut menyertai rangkaian kegiatan Persebaya di Perth. Komisaris Utama Persebaya, Dahlan Iskan, menghadiri undangan diskusi bersama Indonesia Chamber of Commerce Western Australia (ICCWA), dan kemudian bertemu para mahasiswa pascasarjana Indonesia di University of Western Australia.
Selain itu, Direktur Utama Persebaya, Azrul Ananda, turut hadir dalam agenda East Java Connect Breakfast pada Rabu pagi. Acara yang berlangsung di State Reception Centre tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, Konjen Australia untuk Surabaya, Konjen RI untuk Perth, serta para pengusaha dari kedua negara. Di forum ini, manajemen Persebaya memaparkan potensi ekonomi dan budaya Surabaya serta peran strategis komunitas Bonek sebagai kekuatan sosial dan budaya dari Jawa Timur.
Sekda Adhy Karyono menegaskan bahwa laga persahabatan ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, tetapi merupakan simbol penting dari hubungan diplomatik yang telah berlangsung selama 35 tahun antara Jawa Timur dan Australia Barat sebagai sister province. Ia menyebut Persebaya sebagai bagian dari jembatan kemajuan yang memperkuat kolaborasi antar masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintahan dari kedua belah pihak.
âPertandingan ini menjadi perayaan besar hubungan sister province. Persebaya adalah jembatan kemajuan masyarakat antar negara,â ujar Adhy dalam sambutannya.
Pertandingan malam ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian acara Persebaya Tour Australia 2025, sekaligus simbol kedekatan emosional dan kerja sama konkret dua wilayah yang saling mendukung. Baik melalui olahraga, pendidikan, budaya, maupun ekonomi. Terlepas dari hasil akhir pertandingan, Persebaya, Bonek, masyarakat Jawa Timur, serta Australia Barat telah memenangkan sesuatu yang lebih besar: fondasi kerja sama yang semakin erat dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih maju bersama.
- Persebaya
- Persebaya Tour Australia
- Tur Internasional
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Pasca Kasus Keracunan, Badan Gizi Nasional Tinjau Ulang Program MBG di Pamekasan
-
Persik Kediri vs Persebaya Surabaya: Prediksi dan Jadwal Kick Off Derby Jawa Timur
-
Road Map Sepak Bola Indonesia Dirilis 2026! Alex Zwiers: Harus Teliti, Terukur, dan Tak Bisa Asal
-
Selain 3 Truk Bonek Dipulangkan, Laga Panas Tersaji di Bantul karena Persebaya Membawa Misi Balas Dendam
-
Dewa United Imbangi Persebaya 1-1, Jan Olde Riekerink Puji Pemainnya
-
Patra Jasa Siapkan Layanan Optimal Jelang Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
-
Banjir Jakarta pada Senin (19/1) Pagi Dipastikan Sudah Surut
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.