Wajah Baru Kantor pos: Tempat Layanan Pembayaran, Sekaligus Ajang Reuni Para Pensiunan
Senin, 07 Jul 2025, 16:53 WIBJAKARTA-Sejak 1 Juli 2025, PT Pos Indonesia (Persero) menjadi salah satu mitra penyalur dana pensiun PT. Taspen (Persero) dan ASABRI. Sinergi antar BUMN ini bukan sekadar teknis pembayaran, melainkan upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, merata, dan manusiawi.Â
Sekira 142 ribu pensiunan mulai menikmati kemudahan baru ini, baik melalui pengambilan tunai di Kantorpos melalui rekening Giropos, maupun secara digital melalui aplikasi Pospay.
Ruang Silaturahmi dan Layanan Pembayaran
âAda suasana yang tidak tergantikan ketika para pensiunan datang langsung ke Kantorpos,â ujar Plt. Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman, Senin (7/7).
Layanan secara digital, lanjut Endy, bukan tidak ada di Kantorpos atau produks PosIND secara umum. Namun, ada momentum yang tidak tergantikan dengan datang dan barada secara fisik di Kantorpos.Â
âWalaupun ada kemudahan digital, banyak dari mereka justru menikmati momen itu sebagai ajang silaturahmi, reuni kecil-kecilan setelah lama berpisah dari masa tugas,â ungkap Endy.
Hal ini dibenarkan oleh Suwito, pensiunan Kementerian PUPR, yang memilih datang ke Kantorpos bersama istrinya. âPelayanannya bagus, ramai karena banyak yang datang bersamaan. Tapi kami senang, bisa ketemu teman lama,â ujarnya.
Lebih dari sekadar urusan finansial, kirim -terima barang atau paket, pada aras tertentu Kantorpos menjadi ruang sosial bagi para pensiunan. Fasilitas ruang tunggu yang nyaman, tersedianya makanan ringan, bahkan layanan kesehatan gratis, memperlihatkan bahwa Pos Indonesia tidak hanya bicara efisiensi, tapi juga mengekspresikan rasa hormat.
Giropos dan Pospay: Dua Jalur Pembayaran yang Sama Mudahnya
Salah satu strategi transformasi yang dilakukan PosIND adalah menghadirkan opsi yang fleksibel yakni ambil tunai di loket dengan menggunakan Giropos, atau akses digital melalui Pospay. Rekening Pospay yang dimiliki para pensiunan bukan hanya sekadar rekening pasif, tapi bisa digunakan untuk transfer antarbank, bayar listrik, beli pulsa, hingga transaksi QRIS.
âKalau ingin praktis, pensiunan juga bisa memilih dana pensiun ditransfer ke rekening Pospay, tanpa harus datang ke Kantorpos,â kata Endy.Â
Bagi para pensiunan, tambah Endy, bebas untuk memilih layanan pembayarannya. âKami kerja sama dengan ATM Link dan bank-bank mitra, jadi fleksibilitasnya tinggi,"ucapnyaÂ
Namun bagi pensiunan seperti Ibu T. Sudarni, mantan pegawai RS Fatmawati, datang ke Kantorpos tetap menjadi rutinitas yang menyenangkan.Â
âProsesnya mudah. Memang kalau dulu di bank bisa pakai ATM, sekarang harus datang langsung. Tapi kita ikuti saja. Pelayanannya baik, petugas ramah,â ucap Sudarni, yang datang didampingi anak.
Tentang Harapan dan Apresiasi
Bagi banyak keluarga pensiunan, perubahan dari pengambilan melalui bank ke Kantorpos pada awalnya membawa tanda tanya. Tapi setelah merasakan langsung pelayanan dan suasana yang tercipta, hampir semua merasakan kesan yang hangat.
Eka Suwanto, anak dari pensiunan Pemadam Kebakaran, Sukardi, menuturkan kesannya mengambil pensiunan di Kantorpos. "Ini pertama kalinya ayah saya ambil pensiun di Pos. Ruang tunggunya nyaman, ada makanan ringan, dan pelayanannya baik. Ya, harapannya ke depan fasilitas makin baik lagi,"paparnya
Jaringan Luas PosIND Layani Hingga Pelosok Negeri
Kolaborasi ini merupakan perluasan kerja sama yang telah terjalin sebelumnya, di mana PT Pos Indonesia (Persero) telah melayani sekira 500 ribu penerima pensiun dari Taspen dan ASABRI setiap bulannya. Kerja sama ini juga bertujuan untuk memperluas pilihan bagi para penisunan dan mempermudah akses layanan pembayaran pensiun, terutama di daerah yang belum terjangkau layanan perbankan.Â
Perpindahan kantor bayar ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara, serta memperkuat kemandirian ekonomi nasional, sejalan dengan amanat Undang-Undang Tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pendataan pensiunan serta menghindari penipuan.Â
Lebih dari Sekadar Layanan
Entitas atau bangunan Kantorpos yang tersebar di seluruh Indonesia, dari kota besar hingga pelosok desa, bukan sekadar aset negara. Bagi para pensiunan, tempat ini adalah bagian dari perjalanan hidup mereka. Ada goresan kenangan tentang surat dinas, kiriman keluarga, atau gaji pertama mereka.
Pos Indonesia kini memaknai ulang peran itu yaitu menghadirkan layanan finansial yang inklusif, humanis, dan adaptif, khususnya bagi para purna tugas yang telah membaktikan hidupnya untuk negeri.
Dengan lebih dari 4.000 titik Kantorpos aktif dan ratusan ribu pensiunan yang dilayani tiap bulannya, Pos Indonesia sedang dan terus menata layanan keuangan yang lebih modern. Digitalisasi melalui Pospay, layanan antar rumah untuk lansia dan yang sakit, serta akses pinjaman ringan bagi pensiunan, menjadi bagian dari perjalanan ini.
Sebagian besar para pensiun ataupun keluarga yang menemani, senada dalam mengapresiasi layanan di Kantorpos. âKami berterima kasih pada Kantorpos. Sudah memberikan pelayanan yang baik, dan tetap menjunjung nilai-nilai kemanusiaan bagi orang tua kami. Semoga terus maju,â kata Anisah yang mendampingi sang Ibu, pensiunan pegawai Rumah Sakit.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Jakarta Kini Punya 267 Pos Bantuan Hukum, Gubernur Pramono Tegaskan Keadilan Tak Boleh Milik Orang Kaya Saja
-
UGM-BRIN Kolaborasi Riset Nuklir untuk Kendalikan Hama Lalat Buah
-
Demo DPR Ricuh! Perjalanan KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Terhenti di Kebayoran
-
Inovasi Menu Ayam Sehat: Teknik Memasak Minim Minyak
-
Luna Maya dan Cinta Laura Ajak Wanita Indonesia Jaga Kesehatan Kulit dengan Nutrisi dan Gizi Tubuh
-
Batal Tahun Ini, Cukai Minuman Berpemanis Masuk Rencana 2026
-
Setelah 400 Tahun, Layanan Pos Denmark akan Berhenti Beroperasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.