Nekat Ngerokok Sembarangan di Jakarta? Siap-Siap Kena Denda Rp250 Ribu!

Senin, 07 Jul 2025, 17:00 WIB

JAKARTA - Buat kamu yang masih hobi ngebul di tempat umum, siap-siap kantong bolong. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lagi ngebut merampungkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) soal Kawasan Tanpa Rokok (KTR), dan salah satu pasalnya bikin perokok sembarangan bisa kena denda sampai Rp250 ribu!

Aturan ini jadi bagian dari langkah serius Pemprov DKI buat ngurangin dampak negatif rokok, nggak cuma buat si perokok aktif, tapi juga passive smoker alias orang-orang yang ikut ngisep asapnya.

Ket. Foto: — Sumber: UNSPLASH

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menegaskan, sanksinya bukan main-main. Selain denda Rp250 ribu, pelanggar juga bisa dikasih sanksi kerja sosial langsung di lokasi. Jadi, habis ngerokok, bisa-bisa langsung disuruh bersihin taman atau nyapu trotoar. Nggak keren banget, kan?

"Pelanggaran terhadap larangan merokok di kawasan tanpa rokok ini akan dikenakan denda administratif sebesar Rp250 ribu atau sanksi kerja sosial yang dapat dilaksanakan langsung di tempat KTR," ujar Ani saat RDP bareng DPRD DKI, Rabu, (11/6).

Kalau kamu pikir cuma yang ngerokok yang bisa kena batunya, tunggu dulu. Aturan ini juga menyasar pengiklan dan promotor rokok. Siapa pun yang masih nekat naro iklan rokok di wilayah DKI bisa kena denda sampai Rp50 juta.

Nggak cuma itu, penjual rokok yang nekat buka lapak di radius 200 meter dari sekolah atau taman bermain anak juga bakal kena denda Rp1 juta. Bahkan, sekadar majang bungkus rokok di etalase bisa bikin kamu diganjar denda Rp10 juta.

Ranperda ini juga memperluas zona larangan rokok ke enam area utama:

  • Fasilitas kesehatan

  • Sekolah dan tempat belajar

  • Area bermain anak

  • Tempat ibadah

  • Angkutan umum

  • Sarana dan prasarana olahraga

Yang perlu diingat, batas larangan ini dihitung dari pagar terluar. Jadi, meskipun kamu ngerokok di pinggir halaman rumah sakit atau luar pagar masjid, tetap aja kena sanksi.

Langkah ini jadi peringatan keras buat siapa pun yang masih anggap enteng soal aturan merokok. Bukan cuma soal kesehatan, tapi juga soal etika ruang publik.
So, kalau masih sayang isi dompet dan nggak mau viral gara-gara dihukum nyapu jalan, mending simpan dulu rokok kamu saat di area publik Jakarta.

Redaktur: Nayla Shabrina

Penulis: Nayla Shabrina, Nayla Shabrina

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.