Gunung Lewotobi Laki Laki Meletus, Semburkan Kolom Abu Setinggi 18 Km di Atas Puncak

Senin, 07 Jul 2025, 14:51 WIB

JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus pada Senin (7/7) pagi, menyemburkan kolom material vulkanik setinggi 18 kilometer (11 mil) ke angkasa dan meninggalkan abu di desa-desa.

Gunung ini telah berada pada tingkat kewaspadaan tertinggi sejak bulan lalu dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Ket. Foto: Dalam foto yang dirilis Badan Geologi Kementerian ESDM, Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, NTT memuntahkan material vulkanik saat erupsi. — Sumber: AP

Badan Geologi mencatat longsoran awan gas panas bercampur batu dan lava yang bergerak hingga 5 kilometer (3 mil) menuruni lereng gunung tersebut selama letusan. Pengamatan dari pesawat nirawak menunjukkan lava memenuhi kawah, menunjukkan pergerakan magma yang dalam yang memicu gempa vulkanik.

Kolom awan panas yang membumbung ke angkasa itu merupakan kolom tertinggi sejak letusan besar pada November 2024 yang menewaskan sembilan orang dan melukai puluhan lainnya, kata Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid.

"Letusan sebesar itu tentu membawa potensi bahaya yang lebih tinggi, termasuk dampaknya terhadap penerbangan," kata Wafid, sebagaimana ditulis The Associated Press. "Kami akan mengevaluasi ulang untuk memperluas zona bahayanya yang harus dibersihkan dari penduduk desa dan aktivitas wisata."

Badan pemantau gunung berapi meningkatkan status waspada untuk Gunung Lewotobi Laki Laki ke level tertinggi setelah meletus pada 18 Juni lalu, radius aman ditetapkan sejauh 7 kilometer (4,3 mil) sejak saat itu karena frekuensi letusan menjadi lebih sering.

Setelah letusan awal tahun lalu, sekitar 6.500 orang dievakuasi. Bandara Frans Seda ditutup. Bandara tersebut tetap ditutup sejak saat itu karena aktivitas seismik yang terus berlanjut.

Gunung setinggi 1.584 meter ini merupakan gunung berapi kembar dengan Gunung Lewotobi Perempuan di Kabupaten Flores Timur.

Letusan hari ini merupakan salah satu letusan gunung berapi terbesar di Indonesia sejak tahun 2010 ketika Gunung Merapi di Yogyakarta, gunung berapi paling ganas di negara ini meletus di pulau Jawa yang berpenduduk padat. Letusan tersebut menewaskan 353 orang dan memaksa lebih dari 350.000 orang mengungsi dari daerah yang terkena dampak.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.