Investor Cermati Data Pekerjaan AS, Simak Proyeksi Rupiah Jelang Akhir Pekan Ini

Jumat, 04 Jul 2025, 09:34 WIB

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS masih dibayangi pelemahan jelang akhir pekan ini. Ruang pele­mahan rupiah terbuka lebar apabila data tenaga kerja di Amerika Serikat (AS) membaik alias kembali menguat. 

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyata­kan data Non-Farm Payroll (NFP) data pekerjaan yang rilis tadi malam bakal menjadi sentimen yang memengaruhi pergerakan rupiah jelang akhir pekan ini. Apabila data ter­sebut meningkat, dollar AS akan kembali perkasa.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Karenanya, Lukman menyatakan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (4/7), bergerak di kisaran 16.150 – 16.250 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Kamis (3/7), di Jakarta menguat 52 poin atau 0,32 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.195 rupiah per dollar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengata­kan, penguatan nilai tukar rupiah dipengaruhi dengan po­tensi pelonggaran pasar tenaga kerja ASi.

“Rupiah menguat di hari Kamis, sejalan dengan inves­tor yang melihat dampak potensi pelonggaran pasar tenaga kerja AS akibat rilis data ADP Employment Change malam lalu,” ujar dia di Jakarta.

Mengutip Xinhua, data ketenagakerjaan bulanan ADP menunjukkan bahwa AS kehilangan 33 ribu pekerjaan pada bulan Juni, menandai penurunan bulanan pertama sejak Maret 2023.

Laporan tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang kelemahan pasar tenaga kerja yang lebih luas.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.