Pemkab Bekasi Gelar ‘Gempur Stunting’ di Kecamatan Serang Baru

Kamis, 03 Jul 2025, 22:18 WIB

KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menggelar kegiatan gerakan konsumsi protein dan sayur (gempur) sebagai upaya kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka gangguan tumbuh kembang atau stunting di wilayah Kecamatan Serang Baru.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi Iman Santoso menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam merealisasikan percepatan penurunan stunting melalui kegiatan yang melibatkan segenap elemen masyarakat tersebut.

Ket. Foto: Penyaluran bantuan paket pangan bergizi pada kegiatan “Gempur Stunting” di halaman Kantor Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis. — Sumber: ANTARA

"Kegiatan ini bagian dari komitmen kami mengurangi angka stunting. Selain kami, ada Bappeda, Dinas KB, Dinas Kesehatan, serta pemerintah kecamatan yang juga turut berperan," katanya di Kabupaten Bekasi, Kamis (3/7).

Dia menjelaskan kegiatan "Gempur Stunting" menyasar para ibu yang memiliki bayi berusia seribu hari pertama kehidupan melalui distribusi bantuan pangan bergizi serta edukasi secara langsung kepada masyarakat di lokus prioritas penanganan stunting Kabupaten Bekasi.

"Kami undang ibu-ibu yang masih memiliki bayi agar bisa mendapatkan bantuan sekaligus sosialisasi tentang penting pemenuhan gizi bagi anak mereka," katanya.

Bantuan yang disalurkan mencakup paket pangan bergizi berupa telur, mentega, beras dan ikan dengan total jumlah penerima manfaat sebanyak 280 warga dari delapan desa di wilayah Kecamatan Serang Baru.

Iman menegaskan penanganan gangguan tumbuh kembang memerlukan peran aktif seluruh lapisan, di mana kesadaran masyarakat dalam mengonsumsi protein serta sayur dinilai mampu mempercepat penurunan angka stunting.

"Stunting ini tanggung jawab kita semua. Mudah-mudahan dengan pola makan yang baik, kita bisa percepat target zero stunting," katanya.

Camat Serang Baru Deni Mulyadi mengapresiasi langkah konkret pemerintah daerah melalui bantuan pangan untuk warga mengingat stunting masih menjadi persoalan di wilayahnya sehingga membutuhkan kerja sama semua pihak.

Dia mencatat kasus tumbuh kembang pada anak masih ditemukan di delapan desa se-Kecamatan Serang Baru sehingga seluruh desa tersebut menjadi fokus perhatian pemerintah.

Menurut dia makanan mengandung gizi tidak harus mahal namun yang terpenting adalah kandungan nutrisi terpenuhi. Konsumsi protein, baik dari sumber nabati maupun hewani bermanfaat untuk pemenuhan gizi masyarakat.

Deni turut mengajak seluruh masyarakat untuk peduli terhadap pemenuhan gizi anak sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan. Pola makan bergizi seperti lima sehat empat sempurna harus diterapkan demi mencegah penyakit stunting.

"Anak-anak ini adalah harapan generasi kita ke depan. Makanya, kita semua wajib memberikan yang terbaik sejak masa kehamilan sampai masa pertumbuhan mereka," kata dia.

  • Pemkab Bekasi
  • Gempur Stunting

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jelang Maulid Nabi, 4 Bahan Pokok Ini Jadi Buruan Warga Mataram di Pasar Murah

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Palu Pasang Ratusan Rambu Evakuasi

Pembangunan Sekolah Rusak di Jakarta Mulai September 2026

Polri Raih Rekor MURI Tanam Bawang Putih Serentak di Lahan Terluas

Kebakaran di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur Anguskan Tiga Rumah

Pemprov Gorontalo Lakukan Efisiensi Belanja dan Prioritas Program Berdampak Langsung ke Masyarakat untuk Jaga Kemandirian Fiskal

Menkomdigi: 99,9 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Sudah Pulih

Pemprov Jambi Bangun Kesadaran Masyarakat untuk Taat Bayar Pajak Kendaraan Lewat Undian Berhadiah

Jelang Maulid Nabi, Pemprov Babel Pastikan Stok Bawang dan Cabai Cukup

BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Kalsel

Trailer Terbaru 'Dune: Part Three' Ungkap Sisi Gelap Paul Atreides, Perang Besar dan Konspirasi Mematikan

Pemprov DKI Jakarta Ungkap Alasan Rekayasa Cuaca Belum Dapat Dilakukan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Bromo Kembali Dibuka Tengah Malam Nanti, Wisatawan Bisa Berkunjung Lagi dengan Aman

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

Insidious 6 Ubah Aturan Besar, The Further Jadi Teror ke Dunia Nyata

Kementerian Pariwisata: Berikut Destinasi Wisata yang Masih Ditutup Pascagempa di NTT

Cuaca Kering dan Panas Sulitkan Pemadaman Karhutla di Kalsel

Berikut Daftar Destinasi Piknik yang Masih Ditutup Usai Gempa NTT

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Barito Utara Bentuk Satgas Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengawasan BBM

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.