Paguyuban Kuda Kepang Rejang Lebong Siap Gelar 'Gerebeg Suro' 2025

Kamis, 03 Jul 2025, 02:35 WIB

Rejang Lebong, Bengkulu - Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu akan menggelar acara "Gerebeg Suro" dalam rangkaian memeriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah dengan menggelar Jaranan massal.

Ketua Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Rejang Lebong (PKKKRL) Hidayatullah di Mapolres Rejang Lebong Rabu (2/7), mengatakan, kegiatan Gerebeg Suro tersebut rencananya akan dilaksanakan pada 7 Juni mendatang atau bertepatan dengan 10 Muharram 1447 Hijriah, dengan lokasi pelaksanaan di Lapangan Dwi Tunggal Curup.

Ket. Foto: Pengurus Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Rejang Lebong (PKKKRL) saat befoto bersama dengan Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir usai melakukan silahturahim di Mapolres Reja). — Sumber: Antara

"Gerebeg Suro ini bukan sekadar perayaan pergantian tahun dalam kalender Islam. Lebih dari itu, momen ini menjadi ruang refleksi nilai-nilai keislaman dan budaya, sekaligus memperkuat tali silaturahim masyarakat melalui pentas seni tradisional Islami," katanya.

Dia menjelaskan, kegiatan Gerebeg Suro tersebut merupakan agenda tahunan yang mereka laksanakan sejak tahun 2022 lalu, di mana tujuannya untuk memberikan pembinaan terhadap generasi muda dalam mencintai budaya lokal.

Guna menyukseskan kegiatan ini, katanya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolres Rejang Lebong guna mengamankan jalannya pelaksanaan Gerebek Suro yang akan mereka laksanakan, karena nantinya akan melibatkan puluhan grup kesenian kuda kepang dari wilayah itu dan luar daerah.

"Dukungan dari Polres Rejang Lebong dan jajaran ini sangat kami butuhkan agar acaranya bisa berjalan tertib dan aman. Untuk itu kami meminta dukungan aparat keamanan guna menyukseskan perhelatan budaya tahunan ini," tegasnya.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir dalam kesempatan itu memberikan apresiasi atas inisiatif yang dibangun PKKKRL. Pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan Gerebeg Suro di daerah itu agar berjalan aman dan lancar.

"Tradisi ini bukan hanya milik komunitas seni, tapi milik kita semua. Gerebeg Suro harus tetap hidup dan terus menjadi warisan yang memperkuat kerukunan masyarakat," kata AKBP Florentus Situngkir.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.