Bantul Optimalkan Lahan Pekarangan untuk Ditanami Tanaman Pangan

Kamis, 03 Jul 2025, 21:40 WIB

BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta mengoptimalkan lahan lahan pekarangan yang ada di sekitar rumah tinggal kelompok wanita tani daerah ini untuk ditanami tanaman pangan maupun hortikultura.

"Tidak hanya sawah, tetapi lahan pekarangan kita optimalkan, dan tadi kita sudah mengumpulkan ibu ibu KWT (kelompok wanita tani), yang nanti akan ada gerakan optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan," kata Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, di sela-sela rapat koordinasi sektor pertanian di Bantul, Kamis (3/7).

Ket. Foto: Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, pada Rapat Koordinasi Sektor Pertanian di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Kamis (3/7/2025). — Sumber: ANTARA

Menurut dia, optimalisasi lahan pekarangan untuk tanaman pangan seperti cabai, tomat bahkan sayuran tersebut karena mengingat luasan yang justru melebihi lahan pertanian di seluruh wilayah Kabupaten Bantul.

"Karena lahan pekarangan kita itu lebih luas daripada sawah, kalau sawah seluas 14 ribu hektare, sementara pekarangan itu seluas 18 ribu hektare, maka nanti kita akan membantu benih bibit tanaman hortikultura di pekarangan pekarangan tersebut," katanya.

Dengan demikian, kata Bupati, nantinya bisa dibayangkan bahwa di Bantul ini bisa mengalami peningkatan produksi tanaman pangan dan hortikultura, sehingga ketersediaan komoditas pangan tersebut di masyarakat cukup melimpah.

"Itu tugasnya ibu ibu KWT, jadi ada gerakan masif pemanfaatan lahan pekarangan di seluruh Kabupaten Bantul, kemudian untuk benih bisa dianggarkan sebagian dari anggaran pusat dan sebagian APBD, jadi sharing anggaran," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, Joko Waluyo, mengatakan siap mengoptimalkan lahan lahan pekarangan di Bantul yang sekarang itu kurang atau belum dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

"Harapan kami, kami akan bina kelompok wanita agar ada kegiatan baik dari APBD maupun dari APBN itu untuk sebanyak 96 kelompok yang nanti akan memanfaatkan lahan lahan pekarangan secara optimal," katanya.

Dengan demikian, kata dia, nantinya di setiap gabungan kelompok tani (Gapoktan) tingkat kelurahan terdapat demplot atau lahan percontohan untuk kemandirian benih tanaman pertanian, termasuk benih hortikultura untuk mendukung optimalisasi lahan pekarangan.

"Kalau benih itu nanti di gapoktan gapoktan itu ada demplot benih yang label ungu, terus hasilnya label biru nanti bisa ditanam oleh poktan poktan (kelompok tani). Jadi nanti poktan beli benih pada gapoktan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Rakyat secara Umum Cukup Antusias Memperingati HUT Kemerdekaan

Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Buka Lebih Banyak Lapangan Kerja.

Harga Cabai Rawit Rp66.350/Kg, Telur Ayam Rp28.200/Kg

Us Open Bakal Diwarnai Ganda Campuran Dua Petenis Top Dunia

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Selasa (18/8)

Panglima TNI Hadiri Karnaval Bersatu, Meriahkan Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Hari Ini, Mantan Menag Yaqut Cholil Bacakan Nota Perlawanan atas Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Semangat Kemerdekaan, Warga Ikuti Perlombaan di Pesta Rakyat SariWangi

Data Terbaru: Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi di Venezuela Bertambah Menjadi 6.438 Orang.

Cincinnati Open 2026: Swiatek dan Rybakina Melaju ke Babak 16 Besar

Dampak Gempa NTT, BPBD: 7.968 Rumah dan 744 Fasum-Infrastruktur Rusak

Sentimen Domestik terhadap Rupiah Relatif Positif Jelang Rapat Dewan Gubernur BI

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, IAS Pastikan Kesiapan Fasilitas dan Layanan Penunjang Operasional

Aturan Bagi Hasil Ojol Harus Dievaluasi, Pendapatan Bersih Pengemudi Jadi Ukuran Keberhasilan, Bukan Presentase

Sidang Perdana Fadjar Donny Tjahjadi, Eks Dirjen Bea Cukai Hadapi Kasus Ekspor CPO.

TASPEN Salurkan 400 Paket Sembako Senilai Rp155 Juta untuk Korban Gempa Flores.

Ndarboy Gank Sukses Goyang Panggung Pesta Rakyat di Bundaran HI dengan Kicau Mania

Kasus Kuota Haji, Yaqut Cholil Qoumas Bacakan Nota Perlawanan di Pengadilan.

WFH Tak Berlaku bagi ASN Pelayanan Publik, Pramono: Harus Ada di Lapangan!

Perangi TBC di Kepulauan Ponelo, DPRD Gorontalo Utara Apresiasi Para Kader.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.