• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Napas Terasa Sesak dan Pik...

Napas Terasa Sesak dan Pikiran Kacau? Ini Cara Ampuh Hadapi Anxiety!

Rabu, 02 Jul 2025, 17:15 WIB

JAKARTA - Ketika rasa cemas muncul terlalu sering dan mengganggu kehidupan sehari-hari, bisa jadi itu bukan lagi sekadar rasa gugup sesaat, melainkan pertanda gangguan kecemasan yang butuh penanganan lebih serius.

Menurut para ahli, anxiety disorder adalah istilah untuk kelompok kondisi kesehatan mental yang berbeda-beda pemicunya, tapi punya satu benang merah: rasa cemas yang intens dan sulit dikendalikan.

Ket. Foto: — Sumber: Medical Xpress

Meski dalam kasus berat dibutuhkan bantuan profesional, kabar baiknya, ada sejumlah teknik sederhana yang bisa membantu kita mengelola kecemasan secara efektif, baik saat rasa cemas tiba-tiba menyerang, maupun sebagai langkah pencegahan jangka panjang.

Salah satu cara paling ampuh saat panik mulai datang adalah mengatur ulang cara berpikir. Rasa cemas sering kali dipicu oleh pikiran negatif yang membesar-besarkan sesuatu.

Coba tanyakan pada diri sendiri: “Ini fakta atau cuma asumsi?” Dengan memfilter pikiran seperti itu, kita bisa lebih objektif dan menurunkan intensitas kecemasan.

Lalu, bernapaslah secara sadar. Teknik napas dalam seperti 4-7-8 breathing (tarik napas selama 4 detik, tahan selama 7 detik, hembuskan perlahan selama 8 detik) terbukti bisa menenangkan detak jantung dan sistem saraf.

Tak kalah menenangkan, aromaterapi bisa jadi penyelamat instan. Aroma seperti lavender, chamomile, dan sandalwood dipercaya mampu memberikan efek relaksasi lewat indra penciuman.

Dan jangan lupa, gerakkan tubuhmu. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, yoga, atau sekadar jumping jack selama 1 menit bisa membantu tubuh melepas hormon stres. Bonusnya? Mood pun ikut terangkat!

Satu lagi teknik yang sering dipakai terapis adalah grounding, misalnya teknik 333. Fokus pada 3 hal yang bisa kamu lihat, dengar, dan rasakan secara bergantian—cara ini bisa menurunkan kecemasan dalam hitungan menit.

Mencegah Lebih Baik: Kenali Pemicu dan Bangun Rutinitas Sehat

Setiap orang punya trigger yang berbeda. Bisa karena pekerjaan, hubungan, efek samping obat, atau bahkan konsumsi kafein berlebih. Memahami apa yang memicu kecemasanmu adalah langkah awal penting agar kamu bisa menghindari atau mengelolanya.

Kalau kamu menggunakan obat-obatan tertentu, ada baiknya diskusi dengan dokter soal kemungkinan efek samping yang berkaitan dengan kecemasan. Bahkan, jika gejala sudah sangat mengganggu, terapi dengan bantuan medication seperti SSRI atau benzodiazepine mungkin bisa dipertimbangkan, tentu dengan resep dan pengawasan medis.

Di luar obat, kamu bisa membangun kebiasaan kecil berdampak besar seperti:

  1. Meditasi harian. Nggak harus duduk diam. Bisa juga lewat walking meditation atau yoga.
  2. Menulis jurnal. Tuangkan pikiran dan perasaanmu di buku. Cara ini bisa jadi katarsis emosional yang sehat.
  3. Bersosialisasi. Bertemu teman, ngobrol ringan, atau sekadar jalan bareng bisa menurunkan rasa terisolasi dan memperkuat support system.
  4. Olahraga rutin. Studi menunjukkan bahwa olahraga teratur tak hanya memperbaiki kualitas tidur dan mood, tapi juga efektif dalam menurunkan kecemasan dalam jangka panjang.

Mengelola kecemasan bukan perkara instan. Tapi dengan mengenali diri sendiri, mempelajari teknik coping, dan berani mencari bantuan saat dibutuhkan, kamu sudah berada di jalur yang tepat.

Redaktur: Nayla Shabrina

Penulis: Nayla Shabrina, Nayla Shabrina

Berita Terbaru

Russia Tegur Dubes Jepang Terkait Pulau Sengketa

Peringati HUT Ke-81 RI, Wagub Bengkulu Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ibu Fatmawati

PBB: Hanya 40% Faskes di Dunia yang Penuhi Standar Sanitasi Dasar

Menembus Samudra! Ribuan Mil dari Jakarta, Gemuruh HUT Ke-81 RI Pecah di San Francisco!

Ibu di Pamekasan Diduga Tusuk Anak hingga Tewas, Polisi Dalami Kejiwaan

Bahaya Judol Mengintai Anak Sekolah, OJK Tasikmalaya Langsung Turun Tangan!

Menangi Laga Debut di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bimo/Arlya Selamat dari 4 "Match Point"

Ancaman Karhutla Makin Mencekam! Pemprov Kalsel Guyur Hutan Lindung Siang Malam!

Bukan Cuma Sekadar Naikkan Bendera! Wagub Sumut Ungkap Masa Depan 74 Anggota Paskibraka!

Proyek IKN Makin Ngebut! Alokasi Rp5,3 Triliun Diguyur di RAPBN 2027, Ini Target Selesainya!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Kegiatan Kaum Muda dalam Medsos Mesti Berlanjut ke Lapangan

Pembangunan Tangerang Mulai Sesuaikan dengan Jalur MRT

Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas Guguran Selasa Malam, Status Level III Siaga

Desentralisasi Hanya Berjalan Secara Administratif Tapi Lemah Secara Fiskal

Hati-hati, Pemerintah Jangan Terjebak Beban Cicilan Utang yang Beratkan APBN

Nyaris Tersingkir! Bimo/Arlya Selamatkan 4 Match Point Sebelum Buat Keajaiban di BWF World Championships 2026!

Pembangunan Jakarta Harus Perkuat Identitas

Timnas Putri U16 Lolos Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 Usai Tekuk Hongkong 1-0

Flores Diguncang 2.403 Gempa Susulan, BMKG Ingatkan Warga Waspada

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.