Menekraf Dukung Peran Polri di Ekosistem Kreatif
Rabu, 02 Jul 2025, 18:52 WIBJAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 menekankan peran penting Polri sebagai garda terdepan dalam hal menjaga ketertiban khususnya untuk masyarakat ekonomi kreatif.
"Polri harus mampu menjalankan tugas dengan tanggung jawab, menegakkan keadilan dengan jujur, dan membina harmoni masyarakat dengan rukun dalam ruang-ruang publik, termasuk ruang kreatif,â kata Riefky dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (3/7).
Dalam mendukung ekonomi Indonesia, Polri juga memiliki peran fundamental supaya masyarakat tetap merasa aman dan tertib melalui pemulihan serta percepatan ekonomi nasional.
Kementerian Ekraf senantiasa berkolaborasi antar kementerian dan lembaga, termasuk lembaga keamanan untuk mengakselerasi kegiatan-kegiatan dalam industri kreatif.
Salah satunya Riefky berharap Polri bisa hadir untuk memberi perizinan dan memfasilitasi kegiatan ekraf melalui pengamanan.
"Dengan demikian kepercayaan rakyat bisa dibangun untuk membuat Polri selalu inovatif dan responsif. Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia,â imbuh Riefky.
Ia juga mengatakan Polri tak hanya penegak hukum, tapi menjadi pelindung dan pengayom dalam menunjang kegiatan-kegiatan industri ekonomi kreatif di Indonesia.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 mengangkat tema 'Polri untuk Masyarakat' yang menegaskan urgensi kolaborasi antara kepolisian dan rakyat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Presiden Prabowo Subianto menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Monas. Presiden Prabowo menekankan tentang peran Polri dalam agenda-agenda pembangunan bangsa.
Presiden Prabowo memberi pandangan bahwa Polri harus menjadi ujung tombak dalam menjaga kekayaan bangsa dan kepercayaan rakyat Indonesia. Presiden Prabowo juga meminta kepolisian untuk selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.
Selain upacara, rangkaian acara HUT Bhayangkara ke-79 juga dimeriahkan atraksi dari berbagai unsur kepolisian, peragaan robot polisi, defile pasukan, dan sejumlah seni pertunjukan lain.
Masyarakat yang hadir juga bisa menikmati layanan publik gratis seperti Samsat Keliling, perpanjangan dan pembuatan SIM, STNK, SKCK, akses layanan kesehatan gratis termasuk khitanan massal, serta menyaksikan Konser Simfoni Persatuan. Ant
- Ekonomi Kreatif
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Hari Film Nasional: JYFF 2026 Perkuat Peran Generasi Muda dalam Industri Kreatif Jakarta
-
Pilihan Favorit Liburan Keluarga, 40 Ribu Orang Kunjungi Kebun Binatang Surabaya
-
Bukittinggi Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan
-
Produk Fesyen Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp17 Miliar di Jepang
-
Sebanyak 79% Pemudik Telah Kembali dari Sumatera
-
Russia-Turki Menawarkan Diri sebagai Penengah, Iran Tetap Bersikeras Tolak Dialog
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.