Pengusaha Australia Akan Bangun Smart City Bernilai Rp90 Triliun di Lombok, Siap Jadi Dubai Baru!

Selasa, 01 Jul 2025, 06:45 WIB

Lombok - Jamie McIntyre dan Adrian Campbell, dua pengusaha asal Australia tengah menggarap proyek skala besar bernilai USD?6?miliar (??Rp?90?triliun) di pesisir selatan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Proyek ini dinamai Marina Bay City, dan diposisikan sebagai "Next Dubai meets Bali", mengombinasikan kemewahan, teknologi cerdas, dan keindahan tropis.

Desain & Fasilitas
Marina Bay City dibangun sebagai kawasan premium, memadukan:
• Vila mewah, resor pantai, dan apartemen bertingkat tinggi dengan pemandangan laut.
• al untuk kapal pesiar dan yacht, diklaim sebagai primer fasilitas maritim region Selatan Lombok.
• Rumah sakit internasional, pusat kesehatan dan kebugaran, area edukasi, coworking space, serta beach club dan retail village.
• Penekanan pada infrastruktur berkelanjutan, inisiatif hijau, dan teknologi kota pintar.

Target & Strategi
Proyek menyasar kalangan ekspatriat dan profesional global dari Australia, Eropa, dan Amerika Serikat, serta kelas atas Indonesia. Instrumen penjualan telah dibuka sejak Mei 2025, dengan harga mulai dari AUD?139.000.

Menurut McIntyre, tren global menunjukkan banyak warga Barat yang mencari kehidupan lebih murah, aman, dan bebas — Marina Bay City hadir sebagai respons atas kebutuhan tersebut.

Lokasi & Aksesibilitas
Terletak di Buwun Mas, Sekotong, Lombok Barat, kawasan ini hanya beberapa puluh menit dari Bandara Internasional Lombok dan Sirkuit MotoGP Mandalika. Proyek ini mendapat dukungan pemerintah lokal dan ditujukan sebagai alternatif pengembangan pariwisata selain Bali.

Prospek Ekonomi & Sosial
Proses pembangunan sudah dimulai, dan nilai lahan di area ini mengalami apresiasi pesat. Pemerintah daerah menyatakan dukungannya, menyatakan proyek ini mampu membuka lapangan kerja dan mengerek ekonomi lokal.

Redaktur: Andriani Nuraini

Penulis: Andriani Nuraini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.