Pemerintah Ingin Tingkatkan Promosi Batik ke Masyarakat Mancanegara
Selasa, 01 Jul 2025, 19:05 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengunjungi Rumah Batik Oey Soe Tjoen di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (28/6), dia mengemukakan perlunya penyelenggaraan pameran untuk mempromosikan batik kepada konsumen di luar negeri.
Irene Umar mengemukakan keinginan pemerintah untuk meningkatkan promosi batik Indonesia ke masyarakat mancanegara.
"Kita harus memperlihatkan kepada orang luar atau dalam negeri dan siapapun yang mengapresiasi batik ini, untuk itu, pemerintah akan mempersiapkan pameran agar dapat menjual lebih luas," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers pemerintah di Jakarta, Selasa (1/7).
Irene juga mengemukakan perlunya pengembangan produk batik dengan kualitas tinggi untuk menarik minat konsumen.
"Kita perlu meningkatkan nilainya terlebih dahulu, salah satunya dengan hadirnya batik kurator, agar dapat memberi tahu fashion designer global perbedaan antara batik asli dengan yang tidak," katanya.
Irene mengapresiasi keuletan dan konsistensi Rumah Batik Oey Soe Tjoen dalam menjaga kualitas batik mereka.
Rumah Batik Oey Soe Tjoen didirikan tahun 1925. Usaha batik yang dirintis oleh Oey Soe Tjoen dan istrinya, Kwee Tjoen Giok Nio, itu sekarang dikelola oleh cucu mereka, Oey Kiem Lian atau Widiati Widjaja.
Batik Oey Soe Tjoen dikenal dengan kehalusan goresan, ketelitian pengerjaan, serta perpaduan warna yang khas.
Kualitas tersebut menjadikan koleksi batik produksi Rumah Batik Oey Soe Tjoen punya nilai tinggi dan diminati oleh para kolektor. Ant
- ekspor batik
- ekraf
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Kemensos: Rp500 Triliun Dana Subsidi dan Bansos Belum Sepenuhnya Tepat Sasaran
-
IPB: Pengelolaan Berkelanjutan Minimalkan Risiko di Perkebunan Sawit
-
Pasar Seni Bermain 2025: Kolaborasi Ashley Hotel dan EKRAF Gaungkan Revolusi Game Lokal di PlayStation 5
-
Antisipasi Nataru, Pertamina Tambah Pasokan BBM dan LPG di Sumatra Utara
-
Resmikan Gereja HKI Tanjung Priok, Gubernur Pramono Tegas Soal Rumah Ibadah: "Kalau Syarat Lengkap, Tidak Boleh Ada yang Dipersulit!"
-
Pengunjung IKN Capai 62.500 Orang pada H+2 Idul Fitri
-
Lewat Museum SBY*ANI, SBY Dorong Generasi Strategis Pelajari Transformasi Ekonomi Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.