Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bangka Barat Fsilitasi Tradisi Khitanan Massal

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 19:40 WIB | Oleh:
Pemkab Bangka Barat Fsilitasi Tradisi Khitanan Massal Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Bangka Barat
Ket. Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman bersama sejumlah pejabat daerah mengikuti prosesi pawai peserta khitanan massal di Desa Ketap, Kecamatan Jebus.

BANGKA BARAT - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memfasilitasi kegiatan tradisi khitanan massal yang dilaksanakan warga Desa Ketap sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya pelestarian budaya lokal.

"Ada beberapa desa yang masih menjalankan tradisi khitanan massal, salah satunya yang dilaksanakan di Masjid Al Falah Desa Ketap ini. Kita akan terus mendukung kegiatan seperti ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya sekaligus menjalankan nilai-nilai keagamaan," kata Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman di Bangka Barat, Minggu.

Tradisi khitanan massal yang diselenggarakan ini merupakan agenda tahunan yang rutin di selenggarakan Pemerintah Desa Ketap, Kecamatan Jebus.

Yus Derahman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan bersyukur, karena warga masih menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan keagamaan yang terkandung dalam tradisi tersebut.

"Kami mendukung dan mengapresiasi tradisi khitanan massal di Desa Ketap ini. Tradisi ini merupakan adat istiadat lokal untuk menjalin silaturahim warga desa dengan warga luar desa," katanya.

Berbagai adat dan tradisi yang ada di daerah itu akan terus dilestarikan dan dikembangkan agar bisa diwariskan kepada generasi selanjutnya. Selain itu, juga akan dilakukan upaya pengembangan agar potensi itu bisa mendukung upaya pembangunan kepariwisataan daerah yang memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat dan daerah.

Ia berharap tradisi ini terus dijaga dan dilestarikan. Pemkab akan terus membantu kegiatan itu dengan memasukkannya dalam agenda kegiatan budaya rutin tahunan.

Tradisi khitanan masal Desa Ketap dimulai dengan sunat massal kepada anak-anak warga setempat. Setelah disunat, mereka diarak keliling kampung diiringi nyanyian dan tetabuhan rebana, diakhiri tradisi Nganggung (kenduri) di Masjid desa setempat yang diikuti seluruh warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.