Tetap On the Track, Implementasi B50 pada 2026

Jumat, 27 Jun 2025, 17:29 WIB

BOJONEGORO - Implementasi biodiesel 50 persen (B50) sangat penting karena memiliki manfaat lingkungan, ekonomi, dan strategis bagi Indonesia. 

B50 dapat mengurangi emisi gas rumah kaca, meningkatkan ketahanan energi nasional, dan mendukung sektor pertanian serta industri energi. 

Ket. Foto: Ilustrasi - Uji coba bahan bakar Biodiesel 50 Persen (B50). — Sumber: Istimewa.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut implementasi B50 akan dilaksanakan sesuai dengan rencana yakni pada 2026.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pihaknya masih melakukan evaluasi B40 yang sedang berjalan.

"Ini kan kita lagi evaluasi, dan juga rencana kita akan implementasi B50 tahun depan, tahun 2026," kata Yuliot di Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis.

Ia menyampaikan saat ini pihaknya masih mengkaji kemungkinan percepatan implementasi B50.

Menurutnya, hal tersebut baru bisa dilakukan setelah mempertimbangkan kesiapan dari suplai minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) serta Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BBN).

Lebih lanjut, Yuliot mengatakan bahwa yang menjadi tantangan terbesar dari percepatan implementasi B50 adalah suplai bahan bakar nabati, khususnya Fatty Acid Methyl Ester (FAME).

"Jadi ini kan kapasitas BUBBN-nya ini kan juga terbatas. Jadi ya kita juga berusaha untuk meningkatkan produksi FAME-nya. Jadi kan harus inline antara fame dengan program B50, kalau dimungkinkan dipercepat, ya kami akan lakukan percepatan untuk implementasi B50," imbuhnya.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) di pasar dunia akan naik saat Indonesia mengimplementasikan B50.

"Kami ekspor tahun lalu 26 juta ton (CPO). Kalau kami cabut 5 juta ton, berarti tinggal 21 juta ton. Harganya naik apa turun? Ya, naik," ucap Amran di Jakarta, Jumat (30/5).

B50 merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran 50 persen biodiesel dan 50 persen solar konvensional. Untuk memproduksi B50, Amran mengatakan pemerintah membutuhkan 5,3 juta ton CPO.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah berencana untuk mengalihkan ekspor CPO sebesar 5,3 juta ton untuk program B50, dari 26 juta ton CPO yang diekspor oleh Indonesia berdasarkan data 2024.

Mengingat CPO Indonesia menguasai sekitar 65,94 persen CPO dunia, Amran meyakini penarikan 5,3 juta ton CPO Indonesia akan menyebabkan naiknya harga CPO di pasar dunia.

  • B50

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Pemkot Kembali Gelar Bandung Great Sale 2026

Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia lewat GATF 2026, Bidik Transaksi Travel Nasabah

Pemkot Bandung Upayakan Akses Air Bersih bagi Warga Cihanja

Bareskrim Polri Ungkap 5 Kasus Perdagangan Orang dengan Modus Pengantin Pesanan

Pemkot Bandung Segera Tanam Kembali Pohon di Jalan RE Martadinata

Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Finansial dan Jaringan Bisnis

MPR Tegaskan Hari Konstitusi Bukan Sekadar Seremonial

Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Tahura Raden Soerjo, Begini Tata Cara Reschedule Tiket!

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Kabar Gembira! Anggota DPR Desak Pemerintah Realisasikan Sekolah SD-SMP Gratis Sesuai Amanat Putusan MK

Bimo/Arlya Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Fokus dan Mental Jadi Evaluasi Utama

Pullman Jakarta Central Park Gandeng Alethea Sposa Hadirkan Koleksi Mooncake Eksklusif

Daftar Destinasi Wisata yang Masih Ditutup Sementara Pascagempa NTT

Hotel Ciputra Jakarta Gelar Wedding Open House 2026, Gandeng 30+ Vendor

Pemkot Bandung Dorong Ruang Terbuka Hijau Berkualitas dan Jaga Mata Air

Chris John Rambah Dunia Animasi di Film Dragon's Dojo, Perankan Karakter Nama Sendiri

Polisi Tangkap Mahasiswa Bugil yang Mabuk dan Aniaya Pengendara di Lenteng Agung

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.