Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir di Tiongkok Ungsikan Lebih dari 80.000 Warga

📅 Kamis, 26 Jun 2025, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir di Tiongkok Ungsikan Lebih dari 80.000 Warga Doc: AFP
Ket. Tim SAR membantu seorang warga untuk mengungsi setelah banjir dahsyat melanda wilayah Rongjiang di barat daya Tiongkok pada Selasa (24/6) sore. Banjir dahsyat ini telah memaksa lebih dari 80 ribu warga Tiongkok untuk mengungsi.

SHANGHAI - Banjir di barat daya Tiongkok telah memaksa lebih dari 80.000 orang meninggalkan rumah mereka, kata media pemerintah pada Rabu (25/6).

Saat ini Tiongkok sedang mengalami musim panas dengan cuaca ekstrem dengan gelombang panas yang membakar sebagian besar wilayah negara tersebut sementara badai hujan menghantam wilayah lain.

Perubahan iklim, yang menurut para ilmuwan diperburuk oleh emisi gas rumah kaca, membuat cuaca ekstrem seperti itu lebih sering terjadi dan lebih intens.

Sekitar 80.900 orang telah dievakuasi hingga Selasa (24/6) sore di provinsi barat daya Guizhou, kantor berita Xinhua melaporkan. Di wilayah Rongjiang, sebuah lapangan sepak bola terendam air sedalam 3 meter, imbuh kantor berita tersebut.

"(Banjir) kali ini sangat buruk," kata Xiong Xin, anggota tim penyelamat yang berada di daerah Rongjiang pada Selasa kepada AFP, seraya menggambarkan banjir tersebut sebagai peristiwa yang terjadi sekali dalam 50 tahun.

Rekaman gambar yang dibagikan kepada AFP oleh Xiong menunjukkan deretan toko di lantai pertama sebuah gedung terendam dengan penghuni terpaksa harus keluar lewat jendela lantai dua. Rekaman itu juga menunjukkan tim penyelamat mendorong perahu yang membawa warga melewati air keruh setinggi lutut, sementara anak-anak menunggu di taman kanak-kanak saat petugas darurat mendekati mereka.

Seorang penduduk di daerah yang terkena dampak mengatakan kepada Xinhua bahwa air bah naik sangat cepat. "Saya tetap berada di lantai tiga sambil menunggu pertolongan. Menjelang sore, saya baru bisa diungsikan ke tempat yang aman," tuttur dia.

Rekaman gambar dari lembaga penyiaran negara CCTV menunjukkan banjir parah telah menggenangi desa-desa dan merobohkan sebuah jembatan di salah satu daerah pegunungan di Provinsi Guizhou.

Keluarkan Peringatan

Badan perencanaan ekonomi tertinggi Tiongkok telah mengalokasikan 100 juta yuan untuk bantuan bencana di Guizhou, kata Xinhua.

Banjir juga melanda wilayah tetangga Guangxi. Sementara puluhan ribu orang dilaporkan harus dievakuasi pekan lalu di Provinsi Hunan, Tiongkok tengah, akibat hujan lebat. Dan hampir 70.000 orang di Tiongkok selatan direlokasi beberapa hari sebelumnya setelah banjir besar yang disebabkan oleh Topan Wutip.

Pihak berwenang Tiongkok mengeluarkan peringatan merah pertama tahun ini pekan lalu untuk banjir bandang di enam wilayah. Beberapa daerah di wilayah yang terkena dampak sangat mungkin terkena dampak, Xinhua melaporkan, dan pemerintah daerah didesak untuk segera mengeluarkan peringatan kepada penduduk. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.