Pemprov Mesti Jaga Nilai Budaya dan Kearifan Lokal

Senin, 23 Jun 2025, 01:05 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jakarta diingatkan bahwa pembangunan kota harus berpihak pada nilai budaya dan kearifan lokal. “Pembangunan kota tidak boleh hanya berorientasi pada modernisasi, tetapi juga harus berpijak pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal,” tandas Ketua DPRD Jakarta, Khoirudin.

Dia mengingatkan ini dalam Rapat Paripurna Memperingati HUT ke-498 Kota Jakarta di Jakarta, Minggu. Hal ini sejalan dengan tema HUT Jakarta tahun ini: “Jakarta Kota Global dan Berbudaya.” Dengan tema ini, HUT Jakarta bukan hanya seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi bersama atas perjalanan panjang Jakarta sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, budaya dan peradaban.

Ket. Foto: Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta Memperingati HUT ke-498 Kota Jakarta - 22 Juni 2025, di Jakarta, Minggu (22/6). — Sumber: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa

Khoirudin mengingatkan, sebagai kota metropolitan yang sedang bersiap menghadapi transisi perpindahan Ibu Kota Negara (IKN), Jakarta harus mampu menata diri sebagai kota global yang setara dengan kota-kota besar dunia tanpa kehilangan jati diri budayanya. Maka, nilai gotong-royong, toleransi dan keberagaman yang telah menjadi kekuatan Jakarta harus terus dijaga dan diperkuat.

DPRD Provinsi Jakarta berkomitmen akan terus bersinergi dengan pemerintah Provinsi Jakarta dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan dan berkeadilan. Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan berkontribusi aktif dalam membangun Jakarta menjadi kota yang semakin layak huni, kompetitif dan berbudaya. Dengan demikian menjadikan kota Jakarta sebagai standar baru kota global.

Khoirudin menyampaikan berbagai program dan kebijakan telah dan sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jakarta. Hal ini termasuk pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan publik, pengelolaan transportasi hingga upaya pengendalian banjir. Juga pengembangan ruang terbuka hijau merupakan fokus utama yang harus terus diperkuat.

DPRD Jakarta menekankan bahwa pembangunan tidak hanya harus menciptakan kemajuan fisik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi seluruh warga Jakarta. Dewan juga berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi secara optimal. Tujuannya untuk memastikan bahwa kebijakan dan program pembangunan dapat diimplementasikan secara efektif, transparan dan akuntabel.

Kota Berbudaya

Hal senada disampaikan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi. Dia menekankan kota metropolitan ini harus terus berkembang sebagai kota global yang berbudaya.

“Di mana modernitas dan tradisi hidup berdampingan harmonis,” jelasnya dalam rapat paripurna tersebut. Dia menyatakan bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu. Ini juga pondasi masa depan yang menguatkan rasa kebersamaan dan karakter bangsa.

Teguh berharap kekayaan budaya yang lestari sebagai akar identitas masyarakat menjadi salah satu alat ukur kemajuan kota. “Karena kemajuan Jakarta tidak hanya diukur dari infrastruktur dan ekonomi semata, melainkan dari budaya yang terjaga dan tertata,” katanya.

Teguh juga menjelaskan, pembangunan Jakarta ke depan harus tetap berlandaskan pada perencanaan yang matang dan berkelanjutan serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, sebagai kota yang punya magnitudo besar, Jakarta diharapkan bisa menjadi contoh dalam mendukung program-program strategis nasional.

Selain itu, semua kebijakan dan langkah strategis kota harus memastikan tidak mengorbankan nilai-nilai budaya dan kesejahteraan masyarakat. Teguh pun mengajak seluruh lapisan masyarakat Jakarta untuk bersama-sama menjaga keberagaman, memperkuat persatuan dan membangun kota Jakarta yang inklusif, ramah serta berbudaya.

“Mari pastikan Jakarta menjadi tempat di mana setiap warga merasa aman dan juga sejahtera, pastinya juga bangga akan identitasnya,” katanya.

Dia berharap di usia 498 ini, Jakarta semakin maju, berbudaya dan menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia. “Bahkan juga di dunia,” ujar mantan Penjabat Gubernur Jakarta tersebut.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.