Kades se-Jateng Diminta Aktifkan Lagi Sistem Jogo Tonggo dan Siskamling

Minggu, 14 Sep 2025, 18:15 WIB

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi meminta seluruh kepala daerah (kades) untuk mengaktifkan dan mengefektifkan kembali Jogo Tonggo dan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di wilayah masing-masing.

“Seluruh Jawa Tengah kita efektifkan kembali terkait dengan siskamling. Di Jawa Tengah sudah ada yang namanya Jogo tonggo, kita efektifkan kembali itu,” katanya, di Semarang, kemarin.

Ket. Foto: Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi — Sumber: antara foto

Hal tersebut disampaikannya usai rapat koordinasi kondusivitas wilayah di Kantor Gubernur Jateng.

Arahan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Jateng Nomor 300.1/88/Setda/2025 tanggal 8 September 2025 yang menekankan pada peningkatan kewaspadaan dini di tingkat desa/kelurahan.

Selain itu, sekaligus menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 300.1.4/e.1/BAK pada 3 September 2025 yang ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia.

Dalam surat itu, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya meningkatkan peran satuan perlindungan masyarakat (satlinmas) dalam menjaga suasana kondusif penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) di daerah.

Selain mengefektifkan kembali Jogo Tonggo dan siskamling atau pos ronda, sejumlah langkah juga dilakukan untuk menjaga wilayah tetap kondusif.

Di antaranya, pelaporan cepat terkait potensi gangguan trantibum melalui linmas Jateng, penguatan koordinasi antar anggota satlinmas secara intensif, bersinergi dengan TNI/Polri dan masyarakat.

"Kami melakukan kegiatan dengan beberapa karang taruna, siskamling, dan potensi masyarakat untuk menjaga suasana kondusif wilayah," katanya.

Ke depan, ia berharap Jateng yang selama ini dikenal dengan kerukunan warganya itu akan ditingkatkan sehingga keamanan investasi di wilayah tersebut berkembang.

Secara umum, wilayah Jateng terdiri atas 29 kabupaten dan enam kota, 576 kecamatan, serta 7.810 desa dan 753 kelurahan, sementara jumlah satlinmas Jateng per 22 Agustus 2025 sebanyak 254.004 orang.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.