Messi Masih Lapar Kemenangan di Usia 37, Inter Miami Ukir Sejarah di Piala Dunia Antarklub

Jumat, 20 Jun 2025, 07:30 WIB

ATLANTA, AMERIKA SERIKAT – Pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, mengaku terkejut melihat semangat juang Lionel Messi yang masih menyala di usia 37 tahun. Komentar itu ia lontarkan setelah Messi tampil gemilang dan membawa timnya menang 2-1 atas FC Porto dalam laga Grup A Piala Dunia Antarklub, Jumat (20/6) dini hari WIB.

Bermain di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Messi mencetak gol kemenangan lewat tendangan bebas indah dan dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Ini menjadi kemenangan pertama Inter Miami atas tim Eropa dalam laga resmi dan juga kejutan pertama dalam turnamen edisi tahun ini.

Ket. Foto: Lionel Messi — Sumber: AFP

“Di luar golnya... dia menunjukkan bagaimana cara bersaing, rasa lapar, dan keinginannya untuk terus berkompetisi, apa pun levelnya,” ujar Mascherano.

“Secara teknis, tak perlu lagi dijelaskan. Dia pemain terbaik sepanjang sejarah olahraga ini. Tapi yang mengejutkan adalah semangat kemenangannya.”

Mascherano menyoroti kontribusi Messi yang tetap maksimal meski sudah kelelahan dan sempat mendapat benturan di akhir laga. “Di menit-menit terakhir, meski lelah dan terpukul, dia tetap membantu tim, menyerang, bertahan, melakukan apa pun demi hasil akhir. Kami tahu kehadirannya adalah keunggulan bagi kami, terutama lewat semangatnya yang menular.”

Banyak pihak sebelumnya memfavoritkan Porto, namun Inter Miami justru mencatat sejarah. Mereka menjadi klub MLS pertama yang mengalahkan tim Eropa dalam laga resmi.

“Kami sadar ada hierarki dalam sepak bola. Kami menghadapi tim kelas atas dengan pemain-pemain internasional,” ujar Mascherano. “Tapi kami yakin, jika kami menjalankan rencana, saling mendukung, bermain kompak, dan berani menguasai bola, kami bisa bersaing.”

Porto sempat unggul lebih dulu lewat penalti Samu Aghehowa di babak pertama. Namun gol Telasco Segovia dan tendangan bebas Messi di babak kedua membalikkan keadaan. Hasil ini membuat Inter Miami menyamai poin Palmeiras di puncak klasemen sementara Grup A dengan empat poin.

Mascherano mengungkapkan bahwa di ruang ganti saat jeda babak, ia meminta anak asuhnya untuk tidak patah semangat. “Yang saya katakan kepada mereka di paruh waktu adalah: angkat semangat kalian. Kami sudah membuktikan bahwa kami bisa bersaing. Saya tak peduli soal hasil, yang penting adalah kami mampu bermain, dengan dan tanpa bola. Mereka paham, mereka bangkit, dan akhirnya ini jadi sore yang luar biasa bagi kami.”

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.