Saat Ekonomi Tak Pasti, Perlindungan Finansial Jadi Harga Mati

Kamis, 19 Jun 2025, 00:00 WIB

JAKARTA - Gejolak pasar keuangan dan tensi geopolitik membuat masa depan perekonomian global dan domestik kian tak menentu. Fenomena ini mengancam daya beli masyarakat hingga investasi. Di tengah fenomena itu perlindungan finansial penting untuk mengantisipasi kerentanan ekonomi.

Di tengah ketidakpastian itu, masyarakat Indonesia tetap menunjukkan kesadaran yang tinggi akan pentingnya perlindungan finansial. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat industri asuransi jiwa tetap tumbuh positif di tengah tantangan ekonomi.

Ket. Foto: Pengelolaan Keuangan - Tekanan Ekonomi Global Picu Kerentanan — Sumber: antara

Premi industri pada triwulan I-2025 mencapai 47,45 triliun rupiah, naik 3,2 persen dibanding periode sama tahun lalu (yoy), dengan jumlah tertanggung individu bertambah 11,6 persen menjadi 21,97 juta orang. Kanal bancassurance pun masih menjadi kontributor utama, menyumbang 39,2 persen dari total premi regular. Hal ini merupakan indikasi semakin banyak keluarga yang mempercayakan proteksi keuangan mereka di jalur bancassurance.

Sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan solusi proteksi di era yang penuh dinamika ini, Great Eastern Life Indonesia bersama Bank CTBC Indonesia meluncurkan GREAT Income Assurance. "Ini menggabungkan perlindungan optimal sekaligus memberikan jaminan pendapatan tahunan, sehingga membantu keluarga menjaga kestabilan keuangan dan menata masa depan dengan lebih percaya diri," ungkap Sisca Then, Direktur Bancassurance Great Eastern Life Indonesia di Jakarta, Rabu (18/6).

Dia menegaskan ini penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap solusi perlindungan keuangan yang mudah dijangkau dan menghadirkan produk berkualitas ke berbagai segmen masyarakat. 

Cerdas Keuangan

Sementara itu, Chief of Retail Banking dari PT Bank CTBC Indonesia, Bambang Simmon Simarno, menambahkan peluncuran ini selaras dengan arah kebijakan nasional dan mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) yang diinisiasi pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI).

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.