Inggris Tunjuk Ketua Perempuan Pertama untuk Dinas Mata-mata

Selasa, 17 Jun 2025, 02:10 WIB

LONDON - Inggris pada hari Minggu (15/6) menunjuk Blaise Metreweli, seorang perwira intelijen karier, sebagai kepala perempuan  pertama di dinas mata-mata asing yang dikenal sebagai MI6.

Metreweli, 47 tahun, yang saat ini menjabat sebagai kepala teknologi MI6, bergabung dengan Dinas Intelijen Rahasia pada tahun 1999, dan telah menghabiskan sebagian besar kariernya dalam peran operasional di Timur Tengah dan Eropa, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

Ket. Foto: Blaise Metreweli — Sumber: MI6

Metreweli akan menggantikan Richard Moore, kepala MI6 saat ini, yang akan mengundurkan diri pada musim gugur setelah menjabat selama lima tahun.

"Saya bangga dan merasa terhormat diminta untuk memimpin dinas saya," kata Metreweli.

MI6, yang didirikan pada tahun 1909, bergabung dengan badan mata-mata utama Inggris lainnya, dinas mata-mata domestik MI5, dan badan komunikasi intelijen GCHQ, dalam mengangkat seorang kepala perempuan.

Perdana Menteri Keir Starmer mengatakan penunjukan Metreweli terjadi ketika Inggris menghadapi ancaman dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Saya tahu Blaise akan terus memberikan kepemimpinan luar biasa yang dibutuhkan untuk membela negara kita," kata dia.

Tantangan terbesar Metreweli saat menjabat kemungkinan besar adalah berhadapan dengan Russia, Tiongkok, dan Iran. SB/ST/CNN/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.