Pemkab Trenggalek Gandeng Perusahaan Korsel untuk Pemetaan Wilayah

Senin, 16 Jun 2025, 21:08 WIB

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menggandeng perusahaan Green Blue Corporation dari Korea Selatan untuk melakukan pemetaan wilayah sekaligus mengukur kualitas udara sebagai bagian dari upaya menuju pembangunan berkelanjutan.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, di Trenggalek, Senin (16/6), mengatakan kerja sama ini selaras dengan visi pemerintah daerah dalam mewujudkan infrastruktur tahan bencana dan pencapaian target Net Zero Carbon.

Ket. Foto: Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama perwakilan Green Blue Corporation asal Korea Selatan saat mengamati proses pengukuran kualitas udara menggunakan alat Particulate Matter di kawasan Alun-Alun Trenggalek, Senin (16/6/2025). — Sumber: ANTARA 

Salah satu bentuk kerja sama awal adalah pengukuran kualitas udara di sejumlah titik Trenggalek menggunakan alat particulate matter.

"Dari hasil pengukuran, kadar partikel udara (PM) di Trenggalek berkisar antara 12 hingga 19, jauh di bawah ambang batas 40. Artinya, udara kita tergolong sehat dan aman bagi kesehatan paru-paru," kata Bupati Nur Arifin yang akrab disapa Mas Ipin usai mendampingi tim Green Blue Corporation di Trenggalek.

Pengukuran dilakukan mulai dari kawasan Pendopo Manggala Praja Nugraha, Alun-Alun Trenggalek, hingga Hutan Kota.Hasilnya, ekosistem udara di pusat kota dinilai masih bersih dan mendukung kualitas hidup masyarakat.

Menurut Mas Ipin, Green Blue Corporation merupakan perusahaan yang bergerak di bidang sistem informasi geografis (GIS) dan pemetaan topografi.

Nantinya, data yang dikumpulkan dari proses pemetaan ini akan digunakan untuk berbagai kebutuhan sektoral, termasuk perencanaan infrastruktur berbasis mitigasi bencana dan penataan kota.

"Data ini sangat penting, tidak hanya untuk infrastruktur tahan bencana, tetapi juga untuk mendukung sektor lain seperti tata kota dan penghitungan emisi karbon. Kita sudah kirim Letter of Intent sebagai bentuk komitmen," ujar Mas Ipin.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas udara, salah satunya dengan mengurangi kebiasaan membakar jerami usai panen. Menurut dia, jerami bisa dimanfaatkan untuk silase atau diolah menjadi sekam pupuk melalui proses pirolisis.

"Udara kita sudah bagus, tetapi tetap harus dijaga. Jangan dibakar jeraminya, karena bisa meningkatkan polusi. Padahal, ada banyak cara untuk memanfaatkannya," kata dia.

Sementara itu, perwakilan Green Blue Corporation, Kim Jung Uk, mengaku terkesan dengan suasana Trenggalek yang menurutnya alami dan menyenangkan. Ia pun mengajak masyarakat internasional untuk datang ke Trenggalek.

"Silakan berkunjung ke Trenggalek. Ini kota yang sangat natural," ujar Kim.

Dalam kunjungan ini, turut hadir arsitek lanskap asal Malang Qintharra Yassifa, yang turut digandeng untuk merancang konsep penataan ruang kota Trenggalek ke depan.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bahaya Judol Mengintai Anak Sekolah, OJK Tasikmalaya Langsung Turun Tangan!

Menangi Laga Debut di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bimo/Arlya Selamat dari 4 "Match Point"

Ancaman Karhutla Makin Mencekam! Pemprov Kalsel Guyur Hutan Lindung Siang Malam!

Bukan Cuma Sekadar Naikkan Bendera! Wagub Sumut Ungkap Masa Depan 74 Anggota Paskibraka!

Proyek IKN Makin Ngebut! Alokasi Rp5,3 Triliun Diguyur di RAPBN 2027, Ini Target Selesainya!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Kegiatan Kaum Muda dalam Medsos Mesti Berlanjut ke Lapangan

Pembangunan Tangerang Mulai Sesuaikan dengan Jalur MRT

Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas Guguran Selasa Malam, Status Level III Siaga

Desentralisasi Hanya Berjalan Secara Administratif Tapi Lemah Secara Fiskal

Hati-hati, Pemerintah Jangan Terjebak Beban Cicilan Utang yang Beratkan APBN

Nyaris Tersingkir! Bimo/Arlya Selamatkan 4 Match Point Sebelum Buat Keajaiban di BWF World Championships 2026!

Pembangunan Jakarta Harus Perkuat Identitas

Timnas Putri U16 Lolos Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 Usai Tekuk Hongkong 1-0

Flores Diguncang 2.403 Gempa Susulan, BMKG Ingatkan Warga Waspada

Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan

Flores Belum Aman! Ribuan Gempa Susulan Masih Beruntun Guncang NTT Usai Gempa M 7,7!

Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri

DPR Dorong Relokasi Anggaran untuk Tangani Dampak Gempa NTT

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ganggu Kesepakatan AS-Iran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.