Serang Ajak Warga Lestarikan Tradisi Ngaruwat Bumi

Minggu, 15 Jun 2025, 22:48 WIB

SERANG - Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah mengajak masyarakat terus melestarikan tradisi "Ngaruwat Bumi" di Kampung Seni Yudha Asri, Desa Mander, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten.

”Ini pertama kalinya saya hadir di sini sebagai pemimpin daerah karena ternyata di Kabupaten Serang ada kampung seni yang menurut saya ini luar biasa," ujar dia saat menghadiri kegiatan tersebut di Serang, Minggu.

Ket. Foto: Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah (empat dari kanan) pada kegiatan "Ngaruwat Bumi" di Kampung Seni Yudha Asri, Desa Mander, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (15/6). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Serang

Pihaknya memastikan ke depan mengembangkan seni dan budaya "Ngaruwat Bumi" Kampung Seni Yudha Asri dengan mengoordinasikan bersama Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII Jakarta dan Banten dan instansi terkait lainnya.

Tujuannya, ujar dia, tidak lain untuk terus bisa dikembangkan menjadi wisata budaya lokal.

”'Ngaruwat Bumi' Kampung Seni Yudha Asri harus terus dilestarikan, terus dijaga, dikembangkan untuk semua warga terutama di kampung seni ini sehingga seni dan budaya ini tidak akan hilang. Semoga nanti terus bisa dilaksanakan dan dilestarikan setiap tahunnya," ujarnya.

Ratu mengungkapkan "Ngaruwat Bumi" suatu tradisi yang memiliki makna mendalam karena selain sebagai ungkapan syukur atas hasil panen, juga untuk meningkatkan iman dan persaudaraan antar-warga.

”Kekayaan alam yang kita miliki merupakan anugerah Tuhan yang harus kita syukuri dan dikelola dengan bijaksana. Pemanfaatan alam harus diimbangi dengan pemeliharaan alam yang memadai sehingga kelestarian alam dapat terus terjaga," katanya.

Pihaknya berharap, dengan dilaksanakan "Ngaruwat Bumi" warga mendapatkan keberkahan dengan hasil panen yang melimpah dan selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.

"Kemudian juga menjaga nilai-nilai dan mengangkat tradisi dan budaya lokal, sebagai salah satu tujuan untuk melestarikan budaya yang ada di Kabupaten Serang," ucapnya.

Tradisi "Ngaruwat Bumi" dikemas secara meriah dan menampilkan seni budaya lokal yang melibatkan pemuda dan pemudi setempat.

”Semoga ini terus dijaga dan dikembangkan sehingga bisa dikenal oleh masyarakat luas sekaligus untuk mempromosikan seni budaya yang ada di Kabupaten Serang," katanya. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Wow Ini Cara Unik Vokalis Grup Musik Kahitna Hedi Yunus untuk Rayakan Ulang Tahun

Makin Bersih dan Asri, Pemkot Yogyakarta Terjunkan Alat Berat Tata Sungai Code

Arthur Gea Raih Gelar ATP Perdana di Los Cabos, Taylor Fritz Tantang Rafael Jodar di Final Washington

Pentagon Jadwalkan Jet Tempur Generasi Keenam F-47 Terbang Tahun 2028

Festival Gir Sereng Kota Probolinggo Jadi Upaya Melestarikan Budaya Lokal

Roma Bidik Penyerang Aston Villa Evann Guessand, Negosiasi Berpotensi Gunakan Skema Pinjaman

Bursa Transfer: Manchester United Pertahankan Enzo Kana-Biyik, Schalke Bidik Buonanotte

Promosikan Kain Ulos agar Makin Banyak Dikenal

Rudal Balistik Hipersonik Iran: Pejabat Pentagon Peringatkan Pasukan AS akan Kesulitan Menghadapi Kheibar Shekan

Piala AFF 2026: Thailand Gusur Malaysia ke Puncak Grup B, Anthony Hudson Puji Clean Sheet Tim Asuhannya

Cegah Pencemaran Meluas, Enam Ton Minyak Berhasil Dibersihkan dari Perairan Semau

Kapten Timnas Sepak Bola Indonesia Rizky Ridho: para Pemain Tidak Akan Terpancing Provokasi Vietnam

Wajib Ditiru Kebijakan Ini, Pemkab Gianyar Bali Lindungi 595 Seniman melalui BPJS Ketenagakerjaan

Debut Enzo Maresca di Manchester City Berakhir Pahit, Tetap Puas Meski Kalah Adu Penalti dari Inter Milan

Dampak Kekeringan, PMI Cianjur Distribusikan Air Bersih untuk 1.322 Keluarga

Ning Lia: Jatim Juara Umum LKS Nasional Empat Kali Berturut-turut Bukti Konsistensi Gubernur Khofifah Bangun Ekosistem Pendidikan

Fiskal Daerah Tercekik, Politik Anggaran Perlu Dikoreksi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.