Kunjungan Wisman 2025 ke Kepri Naik

Minggu, 15 Jun 2025, 21:40 WIB

TANJUNGPINANG - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Hasan menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) hingga April 2025 menunjukkan tren peningkatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Hasan menyampaikan dari data BPS, angka kunjungan wisman ke Kepri mencapai 535 ribu orang selama periode Januari-April 2025, atau meningkat 11 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang sebanyak 480.225 orang.

Ket. Foto: Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Hasan. — Sumber: ANTARA/Ogen

"Itu belum ditambah musim libur akhir pekan panjang (long weekend) pada bulan Mei dan Juni 2025, kami optimistis jumlah kunjungan wisman Kepri terus meningkat," kata Hasan dihubungi di Tanjungpinang, Minggu.

Hasan menyampaikan peningkatan kunjungan wisman sepanjang Januari sampai April 2025, salah satunya dipicu kebijakan insentif regulasi dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) yang menghadirkan dua kebijakan relaksasi visa sejak Oktober dan Desember 2024, yaitu bebas visa kunjungan bagi pemegang permanent resident (PR) Singapura, lalu pemberlakuan short term visa atau visa kunjungan singkat dengan lama tinggal tujuh hari dan biaya Rp250 ribu per wisman.

Kebijakan regulasi visa khusus ini buat guna memperkuat posisi dan daya saing Kepri sebagai kawasan wisata perbatasan andalan di tanah air.

"Sejak pemberlakukan kebijakan visa khusus itu, tingkat kunjungan wisman Kepri terus meningkat, khususnya dari Singapura," ujar Hasan.

Ia mengaku optimistis jumlah kunjungan wisman Kepri tahun 2025 mencapai sebanyak 1,7 juta orang, sesuai yang tertuang dalam rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) pemerintah provinsi setempat.

Target itu melampaui capaian kunjungan wisman tahun 2024 yang sebanyak 1,6 juta orang.

"Target tahun ini bertambah 100 ribu orang dibanding tahun lalu, makanya kami perlu kerja keras untuk merealisasikan target 1,7 juta kunjungan wisman 2025," ujar Hasan.

Lanjut Hasan menyampaikan ada beberapa strategis yang akan dilakukan Pemprov Kepri guna mengejar target wisman tahun ini, antara lain bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru melalui program Program Special Border Treatment (SBT) Jiran Istimewa (JIWA), sebagai upaya mempererat hubungan pariwisata antara Kepri dan Johor Bahru, Malaysia.

SBT merupakan sebuah program yang memberikan keistimewaan atau insentif kepada penduduk provinsi/negeri yang berbatasan langsung.

"Melalui program JIWA, wisatawan dari Johor yang berkunjung ke Kepri akan mendapat berbagai insentif menarik seperti potongan harga 10-20 persen untuk layanan hotel dan restoran, serta paket promosi," ucapnya.

Selanjutnya, Pemprov Kepri juga menjalin kerja sama promosi wisata dengan sejumlah provinsi di Indonesia untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri, seperti dengan Jawa Tengah, Lampung, dan Maluku Utara.

Tak cuma itu, pemerintah provinsi ikut mendukung penuh agenda wisata yang digelar kabupaten/kota se-Kepri, khususnya yang bertaraf internasional dalam rangka meningkatkan kunjungan wisman.

Contohnya agenda Bintan Mandiri Marathon di Kabupaten Bintan pada akhir tahun 2025. Dalam waktu dekat, akan ada konferensi persnya di Jakarta bersama Kementerian Pariwisata.

"Sektor pariwisata jadi salah satu fokus kepala daerah di Kepri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisman," demikian Hasan.

  • wisata
  • kepulauan riau
  • kepri
  • wisman

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Viral di Depok, Mobil Pick up Buang Muatan Air Aki ke Sungai

OutSystems Perluas Solusi AI untuk Percepat Proses Kredit Perbankan

Kredit Fiktif Bank BUMN Rugikan Negara Rp4,9 Miliar, Dua Tersangka Ditahan Kejati Jateng

Mau Piknik? Inilah Lima Lokasi Favorit Pilihan Keluarga di Kota Tangerang

Bukan karena Demonstrasi, Ini Rekayasa Lalu Lintas Saat Merdeka Run 2026 Sabtu Besok

Animo Tinggi! 10.000 Pelari Bakal 'War' Jalur 8K di Ajang Merdeka Run 2026

Tepung Singkong jadi Pemadam Kebakaran, Ini Risetnya

KKP Dorong 65 Kampung Nelayan Merah Putih Kembangkan Unit Usaha

Pertamina Kirim 2 Kapal Tanker ke Bali Angkut 24,2 Juta Liter Pertalite Perkuat Stok Pulau Dewata

Potensi Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September, Menhut Raja Antoni Minta OMC Dimaksimalkan.

Bocoran GTA 6 Makin Gila dari Cyberleek, Tapi 6 Fitur Penting Ini Malah Masih Misterius

Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet

Hasil Undian Liga Champions 2026/27: Deretan Tim Pemenang dan Pecundang di Fase 36 Besar

Bukan Situasi Darurat! Ini Misi 3 F-16 Fighting Falcon TNI AU di Atas Langit Jakarta

Diresmikan Gubernur Pramono, RS Tria Dipa Siapkan 100 Tempat Tidur dan Layanan BPJS

2.000 Rumah di Jakarta Utara Bakal Dibedah, Warga Tak Layak Huni Dapat Bantuan Rp20 Juta

Pesawat Tempur Lalu-lalang di Langit Jakarta Bikin Warga Bertanya, TNI AU Ungkap Faktanya

Samsung Resmi Luncurkan Galaxy S26 FE, Bawa Kamera Canggih dan Fitur AI Terbaru

Jaga Pasokan dan Harga Telur, Gubernur Papua Tetapkan Pengawasan Peredaran Antar Pulau.

Operasi Bypass Minim Invasif, Percepat Pemulihan Pasien Jantung

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.