Tottenham Hotspur Tunjuk Thomas Frank sebagai Manajer Baru dengan Kontrak Tiga Tahun

Jumat, 13 Jun 2025, 14:40 WIB

JAKARTA - Tottenham Hotspur resmi menunjuk Thomas Frank sebagai manajer tetap baru mereka pada Kamis (10/6), menjadikannya pelatih penuh waktu kelima klub dalam enam tahun terakhir. Pelatih asal Denmark berusia 51 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun, menggantikan Ange Postecoglou yang dipecat meski berhasil mempersembahkan trofi Liga Europa bulan lalu.

Frank sebelumnya dikenal sebagai arsitek keberhasilan Brentford sejak 2018. Ia membawa klub London Barat tersebut promosi ke Liga Primer pada 2021 dan mempertahankan performa solid meski dengan sumber daya terbatas. Dalam pernyataan resminya, Spurs menyebut Frank sebagai “salah satu pelatih kepala paling progresif dan inovatif” yang diharapkan mampu mengembangkan pemain serta membangun skuad yang kompetitif menjelang musim Liga Champions 2025/26.

Ket. Foto: Manajer Brentford Thomas Frank memberi tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan — Sumber: Reuters

Meskipun Postecoglou memberikan trofi pertama Spurs dalam 17 tahun, nasibnya ditentukan oleh hasil buruk di Liga Primer: finis di posisi ke-17 dengan 22 kekalahan, catatan terburuk sejak degradasi terakhir klub pada 1977.

Frank membawa rekam jejak impresif dari Brentford, di mana ia membentuk tim efisien dengan kemampuan pencarian talenta unggul. Pemain seperti Ollie Watkins, Ivan Toney, dan David Raya ditemukan dan dijual dengan nilai tinggi. Di bawah asuhannya, Brentford mencatat peringkat Liga Primer yang stabil (13, 9, 16, dan 10), dan musim lalu menjadi salah satu tim dengan jumlah gol terbanyak (66), hanya kalah dari empat klub besar.

Direktur Sepak Bola Brentford Phil Giles memberi penghormatan kepada Frank, menyebutnya sebagai sosok dengan kebijaksanaan, kecerdasan emosional, dan kemampuan membangun identitas klub.

Selain itu, Frank dikenal atas pendekatan berbasis data dan strategi pertandingan yang unik. Salah satunya adalah kebiasaan mencetak gol dalam 40 detik pertama pertandingan secara beruntun musim lalu. Ia juga membawa filosofi bermain yang proaktif dan langsung menyerang sejak sepak mula.

Tantangan kini berubah drastis: dari mempertahankan klub papan tengah menjadi memimpin tim besar yang kembali ke Liga Champions. Untuk menunjang tugas barunya, Frank turut membawa staf kepercayaannya: Justin Cochrane (asisten pelatih), Chris Haslam (kepala kinerja atletik), Joe Newton (analis), serta Andreas Georgson dari Manchester United.

Start yang kuat akan sangat krusial, mengingat publik Tottenham masih terpecah atas pemecatan Postecoglou. Namun dengan pendekatan progresifnya dan materi pemain yang lebih dalam, Thomas Frank memiliki peluang besar untuk membuka era baru yang menjanjikan di Tottenham Hotspur Stadium.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.