Desa Wisata Golo Loni Dijadikan Inspirasi, Pariwisata Berkelanjutan atau Sekadar Label?

Kamis, 12 Jun 2025, 23:50 WIB

LABUAN BAJO – Pembangunan pariwisata berkelanjutan berbasis budaya sangat penting karena memiliki peran signifikan dalam menjaga kelestarian budaya lokal, mendorong pemberdayaan masyarakat, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Pariwisata berbasis budaya yang dikelola dengan baik dapat menjadi alat penting untuk melestarikan warisan budaya, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mempromosikan pemahaman lintas budaya.

Ket. Foto: Foto bersama rombongan BPOLBF dalam kunjungan ke Desa Wisata Golo Loni, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). — Sumber: ANTARA/ HO-Divisi Komunikasi Publik BPOLBF

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Frans Teguh menilai Desa Wisata Golo Loni di Kabupaten Manggarai Timur menjadi inspirasi pariwisata berkelanjutan berbasis budaya dan masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kekayaan alam dan budaya yang khas merupakan contoh nyata bagaimana peran aktif masyarakat dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan melalui pengalaman terpadu yang mencakup petualangan alam, budaya lokal, dan agrowisata, serta interaksi langsung dengan kehidupan tradisional," kata Frans Teguh dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Kamis (12/6).

Ia menyampaikan hal tersebut dalam rangkaian kunjungan BPOLBF ke zona koordinatif yakni Desa Wisata Golo Loni, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.

Frans Teguh juga menjelaskan pariwisata berkelanjutan melalui pengalaman terpadu di Desa Wisata Golo Loni tidak hanya memperkaya pengalaman berwisata tetapi juga mendorong pelestarian nilai-nilai autentik dan memperkuat pemahaman terhadap kearifan lokal.

Ia menambahkan Desa Wisata Golo Loni merupakan salah satu desa wisata yang mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Berkat upaya kolektif masyarakat dan pemerintah desa dalam mengelola potensi pariwisata secara berkelanjutan, Golo Loni berhasil masuk dalam 500 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2024.

Berbagai pencapaian dan inovasi Desa Wisata Golo Loni semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Manggarai Timur dan menjadi contoh nyata bagaimana desa dapat berkembang melalui pariwisata yang berbasis pada potensi lokal dan partisipasi masyarakat.

"Sebuah pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi pengakuan atas komitmen desa dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis lokal," katanya.

Frans Teguh juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola kegiatan berwisata dan regulasi yang bisa mengatur hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh pengunjung, untuk menjaga keberlangsungan Desa Wisata Golo Loni.

"Ini sekaligus merupakan upaya edukasi dan pengendalian perilaku wisatawan," ujarnya.

Lebih lanjut, aktivitas berwisata di Desa Golo Loni yang dinilai cukup beresiko seperti arung jeram dan flying fox harus memperhatikan faktor kenyamanan dan keamanan para pengunjung.

Oleh karena itu, kata dia, keterlibatan pemerintah daerah sebagai pihak yang berwenang dalam pengaturan dan pengawasan kelayakan usaha sangat diperlukan guna menjamin keberlanjutan dan keadilan dalam pengelolaan.

Sementara itu, berdasarkan catatan dalam kunjungan kerja BPOLBF ke Desa Wisata Golo Loni terdapat beragam aktivitas wisata yang ditawarkan seperti river tubing, tracking, agrowisata, pengamatan burung, wahana flying fox hingga arung jeram. Keberagaman atraksi ini menjadikan Golo Loni sebagai destinasi wisata alam dan petualang yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemkot Samarinda Perkuat Program Tamasya Wujudkan Kota Layak Anak

Anggota DPR Dorong Perlindungan Pekerja di Agam

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.