Trump Umumkan Pembicaraan Dagang AS-Tiongkok Digelar di London Hari Senin

Sabtu, 07 Jun 2025, 09:12 WIB

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat (6/6) mengumumkan putaran baru perundingan perdagangan dengan Tiongkok di London minggu depan, sehari setelah menelepon mitranya dari Tiongkok Xi Jinping dalam upaya untuk mengakhiri pertempuran sengit mengenai tarif.

Pembicaraan di ibu kota Inggris pada hari Senin (9/6) akan menandai putaran kedua negosiasi antara dua ekonomi terbesar dunia sejak Trump meluncurkan perang dagangnya tahun ini.

Ket. Foto: Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping berjabat tangan di acara pemimpin bisnis di Beijing pada 9 November 2017. — Sumber: AFP

"Pertemuan itu seharusnya berjalan dengan sangat baik," kata Trump dalam sebuah posting di platform Truth Social miliknya.

Presiden menambahkan Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Menteri Perdagangan Howard Lutnick, dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer akan bertemu dengan tim Tiongkok.

Pembicaraan pertama antara Washington dan Beijing sejak Trump mengenakan pungutan pada sekutu dan musuh berlangsung di Jenewa bulan lalu.

Sementara Trump telah mengenakan bea masuk sebesar 10 persen pada impor dari sebagian besar mitra dagang, tarif pada barang-barang Tiongkok meroket karena kedua negara terlibat dalam pertempuran tarif yang meningkat.

Pada bulan April, tarif tambahan AS pada banyak produk Tiongkok mencapai 145 persen sementara Tiongkok membalas dengan tindakan balasan sebesar 125 persen.

Setelah perundingan bulan lalu, kedua pihak sepakat untuk menurunkan sementara level tarif, dengan tarif AS turun hingga 30 persen dan pungutan Tiongkok sebesar 10 persen.

Namun penghentian sementara ini diperkirakan akan berakhir pada awal Agustus dan Trump minggu lalu menuduh Tiongkok melanggar pakta tersebut, yang menggarisbawahi perbedaan yang lebih dalam di kedua belah pihak.

Para pejabat AS menuduh Tiongkok lamban dalam menyetujui ekspor mineral penting dan magnet tanah jarang, isu utama di balik pernyataan Trump baru-baru ini.

Sementara panggilan telepon yang telah lama ditunggu-tunggu antara Trump dengan Xi minggu ini kemungkinan membuka jalan bagi pembicaraan perdagangan tingkat tinggi lebih lanjut, penyelesaian cepat terhadap kebuntuan tarif masih belum pasti.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.