Di Tengah Cuaca Panas, Jamaah Haji Indonesia Padati Arafah Jelang Wukuf

Kamis, 05 Jun 2025, 06:41 WIB

MAKKAH - Sebanyak 221.000 jamaah haji Indonesia mulai bergerak secara bertahap menuju Arafah dan tiba sejak pukul 10.00 waktu Arab Saudi hingga malam hari.

Jamaah haji Indonesia telah memadati Padang Arafah di tengah cuaca panas menjelang pelaksanaan wukuf yang akan dimulai pada 9 Dzulhijjah atau Kamis (5/6) besok.

Ket. Foto: Kedatangan jamaah haji di Maktab 43 Sana Masharieq. — Sumber: ANTARA/HO-MCH 2025

Para jamaah akan bermalam di tenda Arafah sebelum memulai rukun haji, yaitu wukuf, pada keesokan harinya.

Wartawan Antara di Arafah memantau, suhu dan cuaca panas menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia di dataran luas yang terletak sekitar 20 kilometer dari Kota Makkah itu.

Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, petugas haji Indonesia dan pihak Syarikah atau perusahaan layanan haji di Arab Saudi membagikan payung kepada jamaah.

Semua jamaah haji menempati tenda Arafah yang dibangun oleh delapan Syarikah dengan berbagai desain dan fasilitas.

Penempatan jamaah di tenda Arafah tidak lagi berdasarkan kloter, karena satu tenda bisa diisi oleh satu hingga tiga kloter sekaligus.

Setibanya di tenda, banyak jamaah langsung beristirahat di dalam karena suhu di luar sangat panas. Beberapa jamaah memilih bersantai di beranda depan tenda yang banyak disediakan oleh Syarikah.

Sebelumnya, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Muchlis M. Hanafi telah mengimbau jamaah agar tidak keluar tenda pada siang hari, terutama antara pukul 10.00 hingga 16.00.

Jamaah diminta untuk menjaga stamina karena akan menjalani serangkaian rukun haji yang melelahkan, dimulai dari wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah, hingga melempar jumrah di Mina selama lima hari berturut-turut. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.