Sri Mulyani: 11 Program Prioritas Presiden Prabowo Serap Rp446 Triliun dari APBN

Rabu, 04 Jun 2025, 19:31 WIB

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan 11 program prioritas Presiden Prabowo Subianto menyerap dana sebesar 446,24 triliun rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dikutip dari Instagram @smindrawati di Jakarta, Rabu (4/6), Sri Mulyani mengatakan APBN terus dioptimalkan sebagai instrumen shock absorber untuk menjaga daya beli masyarakat, mendukung dunia usaha, menciptakan kesempatan kerja dan mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi.

Ket. Foto: Menkeu Sri Mulyani — Sumber: antara foto

Hal itu diwujudkan melalui berbagai kebijakan ekonomi yang disiapkan sebagai respons kebijakan "countercyclical".

Secara rinci, anggaran untuk kesebelas program tersebut, yaitu:

1. Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp121 triliun;

2. Program 3 juta rumah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Rp41,88 triliun;

3. Koperasi Desa Merah Putih Rp200 triliun;

4. Sekolah Rakyat Rp11,6 triliun;

5. Sekolah Unggul Garuda Rp2 triliun;

6. Rehabilitasi sekolah Rp19,5 triliun;

7. Cek Kesehatan Gratis (CKG) Rp3,4 triliun;

8. Penuntasan Tuberkulosis Rp1,5 triliun;

9. Pembangunan RS berkualitas Rp1,7 triliun;

10. Lumbung pangan Rp23,16 triliun;

11. Pembangunan bendungan dan irigasi Rp20,5 triliun.

Di samping itu, pemerintah juga telah mencairkan gaji ke-13 bagi ASN/TNI/Polri dan pensiunan.

Per 2 Juni 2025 pukul 16.00 WIB, realisasi pencairan gaji ke-13 untuk ASN pusat yaitu sebesar Rp10,54 triliun yang diterima oleh 1,79 juta pegawai/personel.

Dari nilai itu, sebesar Rp5,5 triliun diterima oleh 715,03 ribu PNS/pejabat negara, Rp2,68 triliun diterima 492,9 ribu prajurit TNI, Rp380 miliar diterima 99,35 ribu pegawai PPPK, Rp110 miliar diterima 14,76 ribu pegawai PPNPN, dan Rp1,86 triliun diterima 472,74 ribu anggota Polri.

Sementara realisasi untuk pensiunan telah mencapai Rp10,54 triliun yang diterima oleh 3,18 juta pensiunan (setara 86,78 persen), di mana pencairannya dilakukan melalui PT Taspen sebesar Rp10,11 triliun dan PT Asabri Rp430 miliar.

Adapun untuk ASN daerah telah terealisasi Rp100 miliar untuk 20,89 ribu pegawai. Pencairan itu baru dilakukan oleh 3 dari 546 pemerintah daerah.

Pemerintah juga menggulirkan paket stimulus ekonomi senilai Rp24,44 triliun untuk menjaga laju pertumbuhan dan memperkuat stabilitas perekonomian nasional.

“Semoga dengan berbagai upaya ini, APBN mampu melindungi masyarakat dan perekonomian Indonesia secara optimal dari tekanan situasi global yang terus bergejolak dan pelemahan ekonomi dunia,” tutur Sri Mulyani.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.