Investor Kian Cemaskan Konflik Dagang AS-Tiongkok, Intip Prediksi Rupiah Tengah Pekan Ini

Rabu, 04 Jun 2025, 09:05 WIB

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, tengah pekan ini.

Sentimen global diperkirakan masih dominan mempengaruhi pergerakan rupiah.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Ekonom Bank Danamon Indonesia Hosianna Evalita Situmorang meningkatnya tensi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok kembali memicu kekhawatirn pasat.

Hal itu menjadi sentimen negatif bagi mata uang Garuda.

Karenanya, Hosianna memproyeksikan kirs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (4/6), masih tertekan di kisaran 16.250 – 16.315 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Selasa (4/6), di Jakarta melemah sebesar 56 poin atau 0,34 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.309 rupiah per dollar AS.

Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menganggap pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi laporan bahwa Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,37 persen pada Mei 2025 secara bulanan (month to month/ mtm).

“Deflasi ini menjadi deflasi ketiga sepanjang tahun setelah Januari (-0,76 persen) dan Februari (-0,48 persen),” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Menurut dia, deflasi di Tanah Air menjadi alarm bahaya bagi ekonomi Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 diproyeksikan kembali tidak sampai 5 persen.

“Hal ini sudah lampu kuning, ada gejala pertumbuhan ekonomi melambat di kuartal II-2025,” kata Ibrahim.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.