Waspadalah! Kemenkes Melaporkan Pekan Lalu Sudah Terdeteksi Tujuh Kasus Covid-19

Selasa, 03 Jun 2025, 13:55 WIB

JAKARTA - Kemenkes RI mengungkapkan, terdapat tujuh kasus Covid-19 terdeteksi pada pekan lalu. Kasus tersebut, terjadi di saat negara-negara di kawasan Asia tenggara mengalami pengingkatan kasus Covid-19.

Pernyataan tegas ini, diungkapkan oleh juru bicara Kemenkes, Widyawati.

Ket. Foto: — Sumber: Kemenkes

"Jumlah kasus terlapor M22 (25-31 Mei) adalah sebanyak tujuh kasus (Covid-19)," kata Widyawati saat membeberkan data Kemenkes dalam keterangannya, Selasa (3/6).

Widyawati menjelaskan, pada 25-31 Mei 2025 positivity rate sebesar 2,05 persen. Artinya, dari 100 orang yang diperiksa, terdapat dua orang yang hasilnya positif Covid-19.

"Positivity rate tertinggi di tahun 2025 terjadi pada minggu epidemiologi ke-19 yakni sebesar 3,62 persen. Tercatat kenaikan kasus tertinggi di minggu ke-19 terjadi di Provinsi Banten, Jakarta, dan Jawa Timur," ucap Widyawati.

Selama tahun 2025, Widyawati mengaku, Kemenkes sudah memeriksa 2.160 spesimen. Dari 2.160 spesimen itu, 72 di antaranya positif Covid-19.

Sejauh ini, Widya memastikan, tidak ada korban meninggal akibat Covid-19 selama 2025. "Tidak," ujar Widyawati.

Diketahui, Kemenkes telah mengedarkan Surat Edaran tentang Kewaspadaan terhadap Peningkatan Kasus Covid-19 pada 23 Mei 2025. Sejak minggu ke-12 tahun 2025 hingga saat ini, kasus Covid-19 menunjukkan peningkatan di beberapa negara.

Negara-negara di Asia itu, seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura. Varian Covid-19 yang tersebar di beberapa negara Asia berbeda-beda yang meliputi XEC dan JN.1 di Thailand, LF.7, NB.1.8 di Singapura, JN.1 di Hong Kong, dan XEC di Malaysia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.