Program Kuliah Gratis UI Dimulai! Wujud Komitmen Pendidikan Merata dan Respons Asta Cita Prabowo
Senin, 02 Jun 2025, 09:40 WIBDEPOK â Universitas Indonesia (UI) kembali membuat terobosan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi. Melalui Surat Keputusan Rektor, Prof. Heri Hermansyah secara resmi meluncurkan program kuliah gratis bagi putra-putri dosen dan tenaga pendidik di lingkungan UI yang berhasil lolos seleksi melalui jalur tes atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Langkah progresif ini tak hanya disambut hangat, tetapi juga menandai komitmen kuat UI dalam memperluas akses pendidikan berkualitas. "Program kuliah gratis ini merupakan bentuk komitmen UI dalam memperluas akses pendidikan dan memberikan bantuan kepada tenaga kependidikan dan tenaga pendidik (dosen) di lingkungan UI," tegas Prof. Heri Hermansyah di Depok, Senin (2/6) hari ini. Ia juga telah menginstruksikan jajarannya untuk segera menginventarisasi para peserta UTBK yang memenuhi kriteria ini.
Ambisi UI tidak berhenti di sini. Prof. Heri Hermansyah mengungkapkan bahwa program kuliah gratis ini akan diperluas secara bertahap ke seluruh lapisan masyarakat di masa mendatang. Syaratnya ialah dana kelolaan abadi UI harus mencapai target fantastis, yaitu Rp15 triliun hingga Rp20 triliun.
Saat ini, UI tengah gencar menggalakkan penerimaan dana abadi UI melalui tiga skema inovatif:
- Dana kelolaan untuk Tri Dharma Pendidikan Tinggi: Digunakan untuk mendukung seluruh aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
- Dana kelolaan untuk kepentingan tertentu: Dana ini dialokasikan khusus, misalnya, untuk beasiswa.
- Dana temporer: Hasil dana kelola digunakan untuk kepentingan Tri Dharma Pendidikan Tinggi dalam jangka waktu tertentu.
Program kuliah gratis yang digagas di bawah kepemimpinan Prof. Heri ini merupakan respons konkret dari program Asta Cita Presiden Prabowo yang telah disampaikan pada masa kampanye Pilpres 2024. Bagi UI, program ini adalah bagian integral dari upaya mewujudkan pendidikan inklusif di Indonesia, yang menjadi perhatian utama saat ini, setidaknya di lingkungan kampus UI.
"Program kuliah gratis ini perlu terus ditingkatkan dan sangat membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045," tambah Prof. Heri, menekankan pentingnya kolaborasi.
Komitmen UI terhadap inklusivitas pendidikan tidak hanya terbatas pada program kuliah gratis ini. Berbagai inisiatif lain juga terus berjalan dan dikembangkan:
- Beasiswa daerah 3T: Pemberian beasiswa khusus bagi putra-putri dari daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan.
- Beasiswa Transmigrasi Patriot: Program beasiswa baru yang sedang dirancang bekerja sama dengan Kementerian Transmigrasi.
- Beasiswa reguler: Berasal dari pendanaan UI sendiri, Kementerian atau Lembaga, maupun mitra-mitra dari Luar Negeri.
Dengan beragam program ini, UI terus memperkuat posisinya sebagai pelopor pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga merata dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
- Universitas Indonesia
- Depok
- Tenaga Pendidik
- Beasiswa
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Yuniar Dwi Setiawati
Berita Terkait:
-
Pemkot Depok Gelar Pelatihan Barista, Penyandang Disabilitas Dapat Kesempatan Sama
-
Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay Usai Pertandingan Piala Dunia
-
Dibangun di Shila Sawangan, RS Aspen Medical Depok Target Beroperasi 2027
-
Final Piala Dunia Dijaga Ketat: NORAD Berlakukan Pembatasan Terbang, Presiden AS, Kanada, dan Meksiko Hadir!
-
Lari Kalcer, Secangkir Kopi Ternyata Bisa Membantu Pemulihan Tubuh - Ini Penjelasan Ilmiahnya
-
Piala Dunia, Penalti Bruno Guimaraes Terlalu Mudah Ditebak Kiper Norwegia
-
Borobudur Marathon 2026 Sediakan Kuota 12.500 Pelari, Pendaftaran Mulai Hari Ini 10 Juli
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.