- Home
-
- Luar Negeri
-
- Menhan AS: Tiongkok Bersia...
Menhan AS: Tiongkok Bersiap Gunakan Kekuatan Militer di Asia
Senin, 02 Jun 2025, 02:30 WIBSINGAPURA - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth, pada Sabtu (31/5) memperingatkan bahwa Tiongkok secara kredibel mempersiapkan penggunaan kekuatan militer untuk mengganggu keseimbangan kekuatan di Asia.
Pernyataan Hegseth yang mendapat teguran keras dari Beijing dilontarkan saat ia berbicara di forum keamanan tahunan di Singapura, saat pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, bertikai dengan Tiongkok mengenai perdagangan, teknologi, dan perebutan pengaruh strategis dunia.
Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengecam pidato tersebut, dengan mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan pernyataan serius kepada pihak AS mengenai komentar Hegseth dan secara khusus mengecam pernyataannya tentang Taiwan.
Trump yang telah melancarkan perang dagang dengan Tiongkok sejak menjabat pada Januari lalu, berupaya mengekang akses Beijing ke teknologi kecerdasan buatan utama dan memperdalam hubungan keamanan dengan sekutu seperti Filipina, yang terlibat dalam peningkatan sengketa teritorial dengan Beijing.
âAncaman yang ditimbulkan Tiongkok itu nyata dan bisa jadi akan segera terjadi,â kata Menhan Hegseth pada Dialog Shangri-La, yang dihadiri oleh pejabat pertahanan dari seluruh dunia.
âBeijing secara kredibel mempersiapkan diri untuk berpotensi menggunakan kekuatan militer guna mengubah keseimbangan kekuatan di Indo-Pasifik,â imbuh dia.
Hegseth kemudian memperingatkan bahwa militer Tiongkok sedang membangun kemampuan untuk menginvasi Taiwan dan berlatih untuk hal yang sebenarnya.
Tiongkok telah meningkatkan tekanan militer terhadap Taiwan dan mengadakan latihan berskala besar di sekitar pulau demokrasi yang diperintah sendiri itu yang sering digambarkan sebagai persiapan untuk blokade atau invasi.
AS, kata Hegseth, berorientasi kembali ke arah pencegahan agresi oleh komunis Tiongkok seraya menyerukan sekutu dan mitra AS di Asia untuk segera meningkatkan pertahanan mereka dalam menghadapi ancaman yang meningkat.
Atas penegasan Menhan AS itu, Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan bahwa AS tidak boleh mencoba menggunakan masalah Taiwan sebagai alat tawar-menawar untuk membendung Tiongkok dan tidak boleh bermain api.
Dalam pidatonya, Menhan Hegseth menggambarkan Tiongkok telah membahayakan nyawa dengan serangan siber, mengganggu negara-negara tetangganya, dan merebut dan memiliterisasi wilayah secara ilegal di Laut Tiongkok Selatan (LTS) yang disengketakan.
Tiongkok telah berulang kali bentrok dengan Filipina di perairan strategis dalam beberapa bulan terakhir dan isu ini mendominasi diskusi di forum Singapura, menurut pejabat AS.
Saat Menhan Hegseth berbicara di Singapura, militer Tiongkok mengumumkan bahwa angkatan laut dan udaranya tengah melaksanakan patroli kesiapan tempur rutin di sekitar Scarborough Shoal, rangkaian terumbu karang dan batu yang disengketakan Beijing dengan Filipina.
Tingkatkan Pertahanan
Dalam meyakinkan sekutu AS pada Sabtu, Menhan Hegseth mengatakan kawasan Asia-Pasifik adalah kawasan prioritas Amerika dan berjanji untuk memastikan Tiongkok tidak dapat mendominasi sekutu dan mitra AS.
Ia mengatakan AS telah meningkatkan kerja sama dengan sekutu termasuk Filipina dan Jepang, dan menegaskan kembali janji Presiden Trump bahwa Tiongkok tidak akan menginvasi (Taiwan) di bawah pengawasannya.
Namun Hegseth meminta mitra-mitra AS di kawasan tersebut untuk meningkatkan pengeluaran untuk militer mereka dan segera meningkatkan pertahanan mereka sendiri.
âSekutu Asia harus mencontoh negara-negara di Eropa. Pencegahan tidak bisa dilakukan dengan harga murah,â ucap Hegseth, mengacu pada janji anggota NATO yang akan meningkatkan anggaran pertahanannya. AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Sinergi Asean: Filipina dan Singapura Resmikan Kerangka Kerja Pengurangan Emisi Karbon
-
Kabupaten Penajam Komitmen Perkuat Jaminan Kesehatan bagi Masyarakat, Prioritaskan Pelayanan
-
BPKH Buka Rekrutmen 11 Posisi Pegawai
-
Gigi Mumi Bolivia Tulis Ulang Asal-usul Demam Scarlet
-
Panglima TNI Pimpin Prosesi Pemakaman Mayor Zulmi di TMP Cikutra Bandung
-
Malaysia Tetapkan Awal Ramadan pada 19 Februari
-
Macron Galang Dukungan Negara Lain Akui Kedaulatan Palestina
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.