Tertimbun Longsor Gunung Kuda, 11 Orang Masih Belum Ditemukan

Sabtu, 31 Mei 2025, 15:22 WIB

CIREBON - Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menyebutkan sebanyak 11 korban tertimbun longsor tambang galian C di kawasan Gunung Kuda Cirebon, Jabar, hingga Sabtu (31/5) siang ini masih belum ditemukan.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan di Cirebon, Sabtu, mengatakan jumlah korban tersebut berasal dari laporan warga yang kehilangan anggota keluarganya, usai peristiwa longsor pada Jumat (30/5).

Ket. Foto: Proses evakuasi korban longsor tertimbun di Gunung Kuda Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (31/5/2025). — Sumber: ANTARA

Menurutnya, proses pencocokan data dan ciri-ciri korban terus dilakukan untuk mempercepat pencarian.

“Dari informasi terbaru, ada 11 korban yang masih belum ditemukan. Ini berangkat dari laporan masyarakat yang menyampaikan bahwa anggota keluarganya belum kembali,” katanya.

Saat ini personel gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, BPBD, serta relawan dikerahkan untuk operasi penyisiran di area terdampak.

Kapolda menuturkan total ada 400 personel gabungan yang diturunkan, kemudian dibagi dalam dua tim untuk menjangkau beberapa titik rawan di Gunung Kuda.

“Dari kemarin tim sudah bekerja mengevakuasi dan menyelamatkan para korban. Hari ini operasi berlanjut dengan pembagian dua tim,” ujarnya.

Ia menuturkan kondisi geografis yang curam dan tanah yang masih labil, menjadi tantangan tersendiri dalam pencarian.

Meski demikian, kata dia, proses pencarian tetap dilakukan dengan bantuan alat berat yang dikerahkan.

Rudi memastikan seluruh unsur gabungan, bekerja secara terkoordinasi dalam upaya mencari korban yang diduga masih tertimbun.

Posko informasi juga saat ini sudah dibuka bagi warga yang ingin melaporkan kehilangan anggota keluarga usai insiden tersebut.

“Sudah kami data dan minta keterangan soal ciri-ciri korban untuk membantu identifikasi. Kami maksimalkan semua personel yang ada,” tuturnya.

10 Korban Tewas

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sebanyak 10 korban tewas akibat longsor yang terjadi di area Tambang Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, telah dievakuasi.

“Korban meninggal dunia berjumlah 10 orang. Dua di antaranya masih dalam proses identifikasi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Selain korban jiwa, enam orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Sumber Hurip dan puskesmas terdekat dari lokasi kejadian bencana.

Hasil kaji cepat sementara yang diterima BNPB juga mencatat tiga unit alat berat ekskavator dan enam unit truk pengangkut material tertimbun longsor di area tambang tersebut.

"Pantauan visual di lokasi menunjukkan cuaca cerah, namun tim SAR tetap bersiaga terhadap potensi risiko tambahan," kata Abdul.

Menurut dia, pada Jumat pukul 17.00 WIB proses evakuasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Sabtu (31/5). Operasi SAR dilakukan oleh personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas di Cirebon, serta relawan dan warga sekitar.

BNPB mengimbau seluruh personel di lapangan untuk mengutamakan keselamatan dan mewaspadai potensi longsor susulan, terutama apabila terjadi hujan dengan durasi lebih dari satu jam. Dalam kondisi tersebut, evakuasi sementara ke lokasi aman sangat dianjurkan.

“Keselamatan tim pencari dan penyelamat serta warga yang terlibat dalam proses evakuasi harus menjadi prioritas utama dalam operasi darurat ini,” ujar Abdul Muhari.

Bencana longsor tersebut terjadi pada Jumat sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA, lokasi longsor diketahui merupakan area galian C di Gunung Kuda Cirebon yang aktif beroperasi, namun status perizinan belum dapat dipastikan

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat menyebutkan insiden longsor ini diduga disebabkan oleh kesalahan metode penambangan.

Adapun insiden ini merupakan kali kedua di Gunung Kuda. Sebelumnya pada 2014, longsor serupa juga terjadi di lokasi yang tidak jauh dari titik longsor saat ini.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.