KemenP2MI Gandeng Kampus Tingkatkan Kemampuan Bahasa Pekerja Migran Indonesia

Kamis, 29 Mei 2025, 08:25 WIB

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding menggandeng President University untuk membantu meningkatkan kemampuan bahasa bagi pekerja migran Indonesia.



Dorongan itu dia sampaikan dalam pertemuannya dengan jajaran President University di Kementwrian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI), sebagaimana keterangan KemenP2MI di Jakarta, Rabu.

Dalam kesempatan itu, Karding mengatakan bahwa 95 persen pekerja migran yang menjadi korban kekerasan, ketidakadilan, bahkan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) adalah mereka yang berangkat secara ilegal.

"Masalah utama perlindungan adalah PMI yang tidak terdata karena berangkat non prosedural. Tanpa data, kami sulit menjangkau mereka untuk pelindungan," kata Karding.

Ket. Foto: KemenP2MI bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing calon pekerja migran Indonesia. Langkah ini bertujuan memperkuat daya saing dan perlindungan PMI di luar negeri. — Sumber: Antara Foto



Di tengah tantangan tersebut, Karding mengatakan kementeriannya melihat peluang besar untuk meningkatkan kualitas pekerja migran melalui pendidikan dan pelatihan.

"Kami ingin PMI yang berangkat ke luar negeri bukan sekadar bekerja, tapi juga skill up. Bisa melalui pelatihan, sekolah, atau kuliah online," ujarnya.

Untuk itu, dia mengajak President University berkolaborasi menyediakan program kuliah daring bagi pekerja migran. "Misalnya, membuka kelas online agar mereka bisa belajar sambil bekerja. Banyak PMI lulusan SMA yang bisa dimotivasi untuk melanjutkan pendidikan," imbuhnya.

Rektor President University Handa S Abidin menyambut positif ajakan tersebut dan mengatakan bahwa kampusnya dikenal sebagai the real kampung Inggris karena penggunaan bahasa inggris dalam seluruh aktivitas kampus.



Untuk itu, dia menyampaikan kesiapan untuk memberikan pelatihan bahasa bagi pekerja migran.

"Kami bisa buatkan program bahasa inggris untuk pekerja migran Indonesia (PMI) sebelum berangkat. Nilai mereka bisa lebih kompetitif," kata Handa.

Senada dengan Rektor Presiden University tersebut, Penasihat Rektor Abdul Wahid Maktub juga menyampaikan kesiapan untuk bekerja sama dengan KemenP2MI dalam peningkatan kualitas pekerja migran.

Presiden University, kata Abdul Wahid Maktub, bisa berkolaborasi untuk mewujudkan pekerja migran Indonesia yang terampil.

"Apa yang disampaikan oleh Pak Menteri tadi itu bukan satu hal yang mustahil," demikian katanya.

  • Pekerja Migran Indonesia

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.