Acerbi Tangguh, Simbol Perjuangan Inter Menuju Sejarah

Kamis, 29 Mei 2025, 09:00 WIB

MILAN - Francesco Acerbi tengah menapaki bab terakhir karir panjang dan penuh gejolaknya dengan peluang meraih trofi paling bergengsi di level klub: Liga Champions. Bek tengah Inter Milan itu bukan hanya menjadi pilar di lini belakang, tetapi juga simbol ketangguhan tim yang akan tampil di final melawan Paris Saint-Germain, akhir pekan ini di Munich.

Pemain berusia 37 tahun itu mencetak gol penyeimbang di masa tambahan waktu dalam laga dramatis semifinal melawan Barcelona—sebuah momen penentu yang membawa Inter menuju final, dan mungkin akan dikenang sebagai gol paling ikonik sepanjang musim.

Ket. Foto: Bek Inter Milan Francesco Acerbi — Sumber: AFP

Tak ada yang menduga Acerbi, pemain tertua di skuad yang memang didominasi pemain berpengalaman, akan mencetak gol perdananya di Liga Champions di laga sepenting itu. Ia tiba-tiba muncul di kotak penalti lawan, menyambut umpan silang rendah Denzel Dumfries dengan kaki kanan—yang bahkan menggunakan sepatu berlubang.

Selebrasi Acerbi yang membuka baju dan menampilkan tubuh bertato seakan menjadi gambaran kontras antara ketangguhan ala veteran dan tim muda Barcelona yang dipimpin wonderkid Lamine Yamal.

“Itu momen yang sangat spesial. Kami semua bisa merasakan ada sesuatu yang berubah saat bola masuk ke gawang," kata gelandang Inter, Hakan Calhanoglu. "Itulah saat kami sadar bahwa kami bisa memenangkan pertandingan itu."

Meski usianya tak muda lagi, Acerbi tetap menjadi pilihan utama Simone Inzaghi di jantung pertahanan Inter yang menggunakan formasi tiga bek. Ia dipastikan tampil sebagai starter di final menghadapi PSG.

Karir Acerbi bukanlah kisah yang berjalan mulus. Ia pernah tenggelam dalam depresi usai kehilangan ayahnya saat masih memperkuat AC Milan lebih dari satu dekade lalu. Masa-masa kelam itu diikuti oleh perjuangan menghadapi dua kali kanker testis dan kecanduan alkohol.

“Setelah ayah saya meninggal, saya benar-benar jatuh. Saya tidak punya motivasi di Milan, saya bahkan tak tahu bagaimana caranya bermain sepak bola lagi,” ujar Acerbi dalam wawancara pada tahun 2019.

“Saya mulai minum, minum apa saja. Tapi kanker menyelamatkan saya. Penyakit itu memberi saya alasan untuk melawan, untuk bangkit kembali.”

Ia menyadari bahwa hidup bisa berubah dalam sekejap, dan sejak saat itu memilih untuk tak lagi bermimpi muluk, melainkan fokus pada tujuan nyata. Salah satunya adalah kembali memperkuat tim nasional Italia.

Impian itu tercapai di usia 31 tahun. Setelah hanya tampil di laga persahabatan sebelumnya, Acerbi akhirnya menjalani debut resmi bersama Gli Azzurri melawan Finlandia pada bulan September 2019 dan mencetak satu-satunya gol internasionalnya ke gawang Bosnia dan Herzegovina dua bulan berselang.

Penampilan gemilangnya musim ini membuat Acerbi kembali dipanggil ke timnas Italia untuk kualifikasi Piala Dunia melawan Norwegia dan Moldova—panggilan pertamanya sejak Maret tahun lalu.

Namun, panggilan itu sempat ternoda akibat dugaan pelecehan rasial terhadap bek Napoli, Juan Jesus, dalam laga panas antara Inter dan Napoli. Meski akhirnya lolos dari hukuman karena kurangnya bukti, keputusan FIGC yang menyatakan "konten diskriminatif hanya dirasakan oleh pemain yang merasa tersinggung" memicu kemarahan Napoli.

Napoli bahkan memboikot inisiatif antirasisme yang dianggap "kosmetik semata", sementara Juan Jesus mengaku kecewa dengan keputusan yang menyelamatkan Acerbi dari larangan bermain 10 laga—hukuman yang bisa saja mengakhiri musimnya sebelum Euro 2024.

Ironisnya, Acerbi justru absen dari skuad Euro karena cedera hamstring yang juga sempat mengganggu performanya di paruh pertama musim ini. Namun kini, ia kembali dalam kondisi terbaik—siap memimpin Inter mengukir sejarah baru di panggung Eropa.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.