Pemkab Sleman beri bantuan warga terdampak bencana alam
Rabu, 28 Mei 2025, 19:35 WIBSleman -- Pemerintah Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan bantuan kepada warga setempat yang terdampak bencana angin kencang, longsor dan kebakaran yang terjadi di wilayah itu pada dua bulan terakhir.
Bantuan kebencanaan itu diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa kepada lima perwakilan penerima bantuan di Aula Pemkab Sleman, Rabu.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Makwan mengatakan bahwa bantuan kebencanaan ini diberikan kepada 51 kepala keluarga terdampak bencana alam pada Maret sampai dengan Mei 2025.
"Bantuan kebencanaan diberikan dalam bentuk uang kepada 51 kepala keluarga dari sembilan kapanewon -kecamatan- di wilayah Kabupaten Sleman," katanya.
Menurut dia, pemberian bantuan tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Sleman Nomor: 56 Tahun 2021 tentang pendoman pengelolaan bantuan bencana.
"Bantuan yang diberikan memiliki nominal yang berbeda. Hal tersebut disesuaikan dengan hasil verifikasi oleh BPBD Sleman terkait dengan nilai kerusakan. Adapun keseluruhan bantuan yang diberikan sebesar Rp93.700.000," katanya.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah yang dialami sejumlah warga Sleman akibat bencana alam itu.
Menurut dia, sekecil apapun bencana yang dialami, akan memberi dampak, baik secara fisik, sosial, maupun psikologis. Bahkan, tidak jarang bencana alam meninggalkan rasa trauma yang mendalam.
"Pada hari ini Pemerintah Kabupaten Sleman hadir untuk menyampaikan wujud perhatian dan kepedulian dalam bentuk pemberian bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana," katanya.
Ia berharap, bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kegiatan yang produktif atau setidaknya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga guna meringankan beban, serta dapat menjadi motivasi untuk dapat pulih kembali dan menata kehidupan yang lebih baik lagi.
Danang juga mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai ancaman bencana yang ada di sekitar.
"Mengingat wilayah Kabupaten Sleman merupakan wilayah yang sangat rawan terhadap berbagai bencana seperti erupsi Gunung Merapi, gempa bumi, angin kencang, tanah longsor, banjir, kekeringan, kebakaran dan lain sebagainya yang tidak bisa diprediksi sebelumnya dan dapat terjadi sewaktu-waktu," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
hIPlay Playground Hadir, Jadi Wadah Pengembangan IP Lokal Indonesia
-
5 Dialek Sunda, dari Priangan hingga Betawi Menggema saat Pembacaan Sejarah HUT Jawa Barat ke-81
-
Klasemen Liga Inggris: City Kokoh di Atas, MU di Urutan 11
-
Bank BSN Perkuat Ekosistem Syariah Muhammadiyah dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
BNPB: 1.730 Bencana Melanda Indonesia hingga September 2026
-
Pastikan Stok BBM di NTT Aman, Komut Pertamina Tinjau Langsung Daerah Gempa
-
Gempa NTT Apakah Merembet ke Jawa? Sore Ini Bantul Jogja Digoyang Gempa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.