Prabowo Segera ke Borobudur, Cek Pembangunan Infrastruktur Penunjang
Sabtu, 24 Mei 2025, 21:32 WIBMAGELANG - Penataan Kampung Seni Kujon telah selesai dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah sebagai pengembangan infrastruktur terpadu yang berkelanjutan pada Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.Â
Dalam kunjungan kerjanya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kamis-Sabtu (22-24/5), Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau Kampung Seni Borobudur di Dusun Kujon, Kabupaten Magelang.Â
 Dody mengatakan peninjauan dilakukan dalam rangka persiapan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di kawasan Borobudur dalam waktu dekat. Menteri Dody menekankan pentingnya mengecek secara keseluruhan kesiapan dan keberfungsian setiap komponen infrastruktur yang dibangun Kementerian PU.Â
"Kita ingin pastikan kemanfaatan infrastruktur yang sudah dibangun, kalau ada yang kurang-kurang kita support. Tetapi secara keseluruhan saya lihat sudah bagus," kata Menteri Dody.Â
Dengan selesainya penataan Kampung Seni Borobudur ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamananan wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus mendukung pelestarian cagar budaya kawasan Borobudur. Kampung Seni Borobudur merupakan tempat relokasi bagi para pedagang dan perajin yang sebelumnya menempati lahan di zona 2 kawasan Candi Borobudur.Â
Sebagai bagian dari penataan Kampung Seni Borobudur, BPPW Jawa Tengah membangun sejumlah fasilitas di antaranya pembangunan 1.943 kios untuk pemindahan pedagang dari dalam Kompleks Candi Borobudur, museum yang menjadi pusat informasi dan pameran seni serta budaya Borobudur, pendopo, amphiteater, penataan area parkir, termasuk sistem shuttle service. Penataan Kampung Seni Borobudur dilaksanakan sejak 2023 dengan nilai anggaran Rp261 miliar.
Ekonomi Lokal
Kepala BPPW Jawa Tengah Kuswara mengatakan dengan dibangunnya Kampung Seni Borobudur, diharapkan perekonomian masyarakat di sekitar Candi Borobudur semakin tumbuh, serta mendorong ekonomi kreatif UMKM setempat sekaligus pelestarian Candi Borobudur sebagai situs warisan budaya dunia (World Heritage Site). Â
âDengan penataan ini, para pedagang, perajin dan seniman dapat menampilkan hasil karya mereka dalam suasana yang lebih estetis dan rapih, meningkatkan daya tarik serta pengalaman wisatawan di kawasan Candi Borobudur,â kata Kuswara.Â
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga, 4 Jembatan Gantung Dibangun di Banten Tahun 2026
-
Progres Rata-Rata 59 Persen, Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga
-
Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, Ini 5 Lokasi dengan Progres Tertinggi
-
Gempa Sulteng! Menteri PU Cek Langsung Jembatan Goyang, Prioritas Infrastruktur Dasar
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
Pantura Urat Nadi Logistik RI Dipercepat! Jalan Kudus-Pati-Rembang Segera Mulus, 202 Miliar Digelontorkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.