- Home
-
- Luar Negeri
-
- PM Ishiba Tunjuk Shinjiro ...
PM Ishiba Tunjuk Shinjiro Koizumi sebagai Menteri Pertanian Baru
Kamis, 22 Mei 2025, 02:10 WIBTOKYO - Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, telah menunjuk Shinjiro Koizumi untuk menggantikan Taku Eto sebagai menteri pertanian.
âPenunjukan Koizumi dilakukan setelah Eto mengajukan pengunduran dirinya kepada PM Ishiba pada Rabu (21/5) pagi,â lapor kantor berita NHK. âKoizumi adalah seseorang yang memiliki pengalaman, wawasan, dan hasrat untuk reformasi di bidang pertanian dan perikanan,â kata PM Ishiba.
Eto mengundurkan diri karena pernyataan kontroversialnya tentang beras pada Minggu (18/5) dalam sebuah acara penggalangan dana. Saat itu Eto mengatakan bahwa tidak pernah membeli beras karena ia menerimanya secara gratis dari pendukungnya. Ia juga mengatakan memiliki begitu banyak beras sehingga bisa menjualnya.
Komentar itu memicu kecaman keras dari para pemilih, yang sebelumnya marah terhadap harga makanan pokok yang sangat tinggi akibat panen yang buruk dan meningkatnya permintaan akibat maraknya pariwisata.
âSaya membuat pernyataan yang sangat tidak pantas di saat warga sedang menderita akibat melonjaknya harga beras,â kata Eto kepada wartawan setelah menyerahkan pengunduran dirinya di kantor perdana menteri.
âEto memutuskan untuk mengundurkan diri karena jika kebingungan atas pernyataannya terus berlanjut, hal itu akan mempengaruhi penerapan kebijakan pertanian. Saya menyetujui pengunduran diri itu,â ucap PM Ishiba.
Sementara itu Koizumi merupakan mantan ketua Komite Strategi Pemilu Partai Demokratik Liberal (LDP) yang berkuasa. Koizumi, 44 tahun, sebelumnya telah terpilih menjadi anggota Majelis Rendah sebanyak enam kali dari distrik ke-11 Kanagawa. Ia pertama kali terpilih pada 2009 di usia 28 tahun, menggantikan ayahnya, mantan Perdana Menteri, Junichiro Koizumi.
Koizumi menjadi anggota kabinet untuk pertama kalinya pada 2019 sebagai menteri lingkungan hidup di bawah mantan Perdana Menteri Abe Shinzo. Ia tetap berada di jabatan yang sama dalam pemerintahan mantan Perdana Menteri Suga Yoshihide.
Dengan penunjukan Koizumi, yang memiliki pengalaman kabinet dan pengetahuan yang kuat tentang kebijakan pertanian, PM Ishiba tampaknya berniat memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintahannya dan melanjutkan upaya untuk menstabilkan harga beras yang harganya sedang melonjak di Jepang. SB/NHK/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Shai Gilgeous-Alexander dan Jalen Brunson Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik NBA Desember 2025
-
Stok Pulih, Harga BBM di SPBU BP Turun Mulai 1 November 2025
-
KAI Daop 7 Madiun Ungkap Perjalanan KA Terdampak Anjlokan KA Purwojaya Relasi Gambir–Cilacap
-
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan Tindaklanjuti Temuan BRIN Soal Mikroplastik di Air Hujan
-
Rahasia Orang Jepang Bikin Tabungan Gemuk, 6 Trik Kakeibo Ini Bikin Duit Nggak Cepat Habis!
-
Momen Haru di Tokyo, Donald Trump Janji Bantu Jepang Pulangkan Warganya yang Diculik Korea Utara
-
Pipa Gas PT TGI Meledak di Inderagiri Hilir, 10 Orang Terluka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.